By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tol Semarang-Demak Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2024
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tol Semarang-Demak Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2024

Jatengdaily.com
Published: 1 Maret 2023 16:43
Share
Peresmian tol Semarang-Demak Seksi 2. Foto: kemenpupr
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Jalan tol Semarang-Demak Seksi 2 ruas Sayung-Demak telah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Sabtu (25/2/2023) lalu.

Ruas tol yang menghabiskan anggaran sebesar Rp5,9 triliun tersebut siap untuk dioperasikan sepanjang 16,01 km. Diategtkan keseluruhan tol Semarang-Demak, Seksi 2 dan Seksi 1 rampung di akhir tahun 2024.

Presiden Jokowi menghargai pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak ini karena selain sebagai alternatif solusi kemacetan di jalur Pantura, juga nantinya berfungsi sebagai tanggul laut untuk mengendalikan banjir rob di kawasan Semarang bagian Utara.

“Banjir rob ke depan, menurut saya, akan semakin jauh (masuk ke daratan) dan levelnya akan semakin tinggi karena perubahan iklim (kenaikan muka air laut). Ini sedikit bisa kita cegah,” ujarnya dilansir laman kemenpupr.

Presiden Jokowi mengingatkan kepada para Gubernur dan Walikota/Bupati agar seluruh jalan tol yang telah selesai dibangun bisa segera disambungkan dan diintegrasikan dengan kawasan-kawasan produksi yang ada di wilayah masing-masing. Baik dengan kawasan industri, pertanian, perkebunan, dan pariwisata.

“Sehingga manfaat jalan tol betul-betul akan memberikan kecepatan, baik dalam transportasi logistik maupun dalam membawa hasil produksi pertanian, perkebunan dan dari kawasan industri yang kita miliki,” katanya.

Tol Semarang-Demak memiliki total panjang 26,40 km yang dibangun dalam 2 seksi melalui skema Kerja Sama Badan Usaha dengan Pemerintah (KPBU). Seksi 2 ruas Sayung – Demak sepanjang 16,01 km merupakan porsi investasi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang dilaksanakan oleh PT PP-PT WIKA Konsorsium serta Konsultan Perencana Maratama-Studi Teknik (KSO) dengan Konsultan Supervisi PT. Virama Karya (Persero).

Adapun Seksi 1 untuk ruas Semarang/Kaligawe – Sayung sepanjang 10,39 km merupakan porsi dukungan konstruksi pemerintah dengan alokasi anggaran sebesar Rp10 triliun yang bersumber dari APBN.

“Sesi 1 sudah terkontrak semua sepanjang sekitar 10 km, sekarang sedang dalam proses pembebasan lahan,” ungkap Menteri Basuki.

Menteri Basuki mengungkapkan bahwa Presiden memutuskan agar semua lahan yang dibebaskan akan diperlakukan seperti tanah biasa. Sehingga pendekatan tanah musnah yang menurut aturan bernilai 25% dari nilai jual objek pajak (NJOP) sudah tidak berlaku. Untuk selanjutnya, tanah yang diganti akan tetap dibayarkan sesuai hasil appraisal dari Kementerian ATR/BPN.

“Appraisal akan diselesaikan dalam 2 minggu ke depan agar kita bisa segera mulai konstruksi Seksi 1 nya. Jadi ditargetkan semua ruas Tol Semarang-Demak ini selesai pada akhir tahun 2024,” tutur Menteri Basuki. yds

You Might Also Like

Pemerintah Percepat Swasembada Pangan
Empat Kali Lebaran Tak Pulang, Sutami Bersyukur Bisa Mudik Gratis
Banjir Kota Tangerang Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah
Pemkot Santuni Keluarga Rumah Roboh
UNIMAR AMNI Lepas 590 Wisudawan dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kolam Latih
TAGGED:kemenpuprSeksi 2tol semarang demak
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?