PPSDM Migas Gelar Pelatihan Investigasi Kecelakaan

Pelatihan Investigasi Kecelakaan di PPSDM Migas. Foto: ist

CEPU (Jatengdaily.com) – Kecelakaan di tempat kerja dapat membahayakan keselamatan manusia dan juga merusak properti (aset) perusahaan, hilangnya jam kerja hingga kerusakan lingkungan sekitar perusahaan. Selain itu, kecelakaan yang terjadi akan memberikan kerugian kepada perusahaan baik secara langsung dan maupun tidak langsung yang tentu saja pada akhirnya akan memberikan kerugian yang besar bagi perusahaan.

Untuk itu, setiap perusahaan harus memperhatikan pentingnya melakukan investigasi terhadap setiap kecelakaan baik yang kejadian hampir celaka atau telah menimbulkan kerugian sehingga seringkali kecelakaan serupa cenderung terjadi kembali bahkan memberikan efek yang lebih besar. Salah satu upaya untuk mengurangi kerugian akibat kecelakaan adalah dengan mengadakan analisa terhadap setiap kecelakaan dan melakukan tindakan perbaikan agar kecelakaan serupa tidak terulang kembali.

Melalui proses investigasi kecelakaan yang tepat dan menggunakan metode yang sesuai akan memudahkan tim investigasi dalam menemukan penyebab dasar (root cause) dari setiap kecelakaan sehingga hasil rekomendasi akan lebih tepat dan efektif dalam mencegah terjadinya kecelakaan serupa selain untuk menumbuhkan kesadaran K3 bagi semua pekerja dan mengurangi kerugian akibat kecelakaan.

Dengan hal tersebut, maka PPSDM Migas menyelenggarakan pelatihan Investigasi Kecelakaan, yang di selenggarakan selama 2 (dua) hari yaitu hari Senin, tanggal 19 April sampai dengan Selasa, tanggal 20 April 2021 dengan peserta dari perusahaan migas di Indonesia.

Selama mengikuti pelatihan, peserta mendapatkan materi yakni Introduksi Keselamatan Kerja dan Investigasi Kecelakaan, Proses Investigasi kecelakaan, Teknik Investigasi Kecelakaan, Pelaporan Investigasi kecelakaan.

Martono, salah satu pengajar dalam pelatihan tersebut menjelaskan tujuan dari pelatihan ini adalah agar peserta memahami alur proses investigasi dan memahami teknik investigasi kecelakaan, di hubungi melalui pesan singkat pada Senin (19 April 2021).

“Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk untuk meningkatkan kompetensi tim investigasi kecelakaan dalam melaksanakan investigasi kecelakan, dengan menggunakan beberapa teknik investigasi, seperti Cause Tree Analysis / CTA (analisis diagram terstruktur yang mengidentifikasi elemen-elemen yang dapat menyebabkan kegagalan system) dan Bow Tie Analysis (merupakan metode yang menyediakan visualisasi yang dapat dimengerti dari hubungan antara penyebab gangguan atau kerusakan, kondisi yang dapat memicu terjadinya kecelakaan, kontrol untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan tindakan persiapan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkannya)”, pungkas Martono. yds