By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: UHC dan Pelayanan Kesehatan Harus Jalan Berdampingan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

UHC dan Pelayanan Kesehatan Harus Jalan Berdampingan

Last updated: 14 Agustus 2023 07:11 07:11
Jatengdaily.com
Published: 14 Agustus 2023 07:11
Share
Edy Wuryanto, Anggota Komisi IX DPR RI. Fraksi PDI Perjuangan, Dapil Jateng III saat menghadiri acara di Kabupaten Rembang, belum lama ini. Foto:dok
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Adanya BPJS Kesehatan menjadi jalan bagi masyarakat untuk dapat mengakses layanan kesehatan. Namun asuransi kesehatan saja tidak cukup, ketersediaan fasilitas kesehatan yang mumpuni juga harus dibangun.

“Misi negara, tidak boleh rakyat saat sakit memikirkan biaya,” kata Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto saat peresmian anjungan mobile JKN RS PKU Muhammadiyah Pamotan Sabtu (12/8). Salah satu upaya pemerintah adalah dengan menggiatkan Universal Health Coverage (UHC). UHC yang dicapai suatu daerah membuat seharusnya dapat menjamin setiap masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Edy mengapresiasi pemerintah Rembang yang mampu menerapkan UHC. 97,8 persen penduduknya sudah terjamin BPJS Kesehatan. Ada yang menjadi peserta PBI maupun jenis kepesertaan lain. “Saya tahu betul upaya Bupati untuk mencapai hal itu tidak mudah. Lobi untuk menaikan jumlah PBI APBD adalah upaya yang keras,” ucap legiselator dari Dapil Jateng III itu. Dia juga berjanji akan mendorong peningkatan peserta PBI APBN untuk masyarakat Rembang.

Menurut Edy, upaya untuk meningkatkan jumlah peserta BPJS Kesehatan merupakan hal yang bagus. Namun harus ada jaminan bahwa penduduk yang sudah membayar iuran mudah mengakses layanan kesehatan. “Jangan sampai penduduk Rembang ini harus ke Semarang untuk mendapatkan akses kesehatan atau harus antre lama,” tutur Edy.

Politikus PDI Perjuangan itu meminta agar mutu layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rujukan harus ditingkatkan. Edy mencontohkan rumah sakit di Singapura yang memberikan pelayanan bahkan sejak di Bandara Changi. Dia juga menyebut keramahan tenaga kesehatan terhadap pasien diperlukan.

Selain itu, pembangunan fasilitas kesehatan di Rembang juga diperlukan. Ini untuk menampung pasien warga Rembang. Sehingga mereka tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan layanan kesehatan. Pembangunan fasilitas kesehatan ini menurutnya juga harus ditunjang dengan dukungan teknologi informasi. Contohnya saja sistem antrean online. “Sehingga masyarakat tahu jam berapa dia bertemu dokter. Jadi bisa bekerja dulu,” ucapnya. St

You Might Also Like

Cara Unik Konservasi Lingkungan Warga Margoyoso yang Gunakan Peraturan Desa dan Mitos
Saat Pandemi Covid, Istikharoh Tetap Lanjutkan Program KB
Wardah School Road Show Hadir Di SMKN Jawa Tengah di Pati
Regulasi Perpajakan bagi Notaris/PPAT Perlu Direformulasi
Bawaslu Temukan Masalah Pendistribusian Logistik Pemilu 2024, Banyak Kotak Suara Rusak
TAGGED:Edy WuryantoHarus Jalan BerdampinganUHC dan Pelayanan Kesehatan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?