By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Usia Paling Rendah Pengendara Sepeda Listrik 12 Tahun
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Usia Paling Rendah Pengendara Sepeda Listrik 12 Tahun

Last updated: 5 Agustus 2023 06:27 06:27
Jatengdaily.com
Published: 5 Agustus 2023 06:27
Share
Ilustrasi sepeda listrik. Foto: PMJnews
SHARE

 

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Belakangan ini, banyak kecelakaan yang melibatkan anak-anak pengendara sepeda listrik dengan mobil boks di jalan raya.

Maraknya produk sepeda listrik, anak-anak pun gemar menggunakan sarana tersebut sebagai mainan.

Menanggapi hal itu, Direktur Sarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Danto Restyawan menjelaskan, penggunaan sepeda listrik pada dasarnya tidak diperuntukkan bagi anak di bawah umur.

“Sepeda listrik kecepatan maksimumnya adalah 25 Km per jam. Ketentuan menggunakan sepeda listrik harus menggunakan helm, usia paling rendah 12 tahun,” ujarnya dilansir dari PMJ News, Sabtu (5/8/23).

Menurutnya, hal itu penting untuk ditekankan mengingat maraknya kecelakaan sepeda listrik umumnya disebabkan oleh penggunaannya dilakukan di luar ketentuan regulasi.

Aturan itu tertulis dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 45/2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik.

Berpedoman dalam aturan tersebut, ia kembali mengatakan penggunaan sepeda listrik pada dasarnya harus dioperasikan di lajur khusus pada kawasan tertentu.

Seperti, kawasan wisata, kawasan perkantoran, area di luar jalan, wilayah pemukiman, dan area di luar jalan.

Jika lajur khusus dimaksud tidak tersedia, maka penggunaan sepeda listrik bisa dioperasikan di trotoar dengan kapasitas memadai dan memperhatikan keselamatan pejalan kaki. she 

 

You Might Also Like

7 Tahun Forwan Melangkah, Buka Bersama Anak Yatim
Kemenko PMK Perkirakan Hari Raya Idul Fitri Tak Ada Perbedaan Tanggal
Santri Gayeng Gandeng Kodim 0714 Salatiga Distribusikan Bantuan Sembako untuk Korban Covid 19
SS Yasmin Karangawen Borong Medali Kejuaraan Aerobic Forkab Demak
Satu Laki-laki Warga Semarang Positif Corona Meninggal
TAGGED:pengguna sepeda listrik 12 tahunsepeda listrik
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?