By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Waspadai Karhutla, Warga Jateng Diminta Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Waspadai Karhutla, Warga Jateng Diminta Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

Last updated: 18 September 2023 05:47 05:47
Jatengdaily.com
Published: 18 September 2023 05:47
Share
Ilustrasi karhutla. Foto: dok/instagram BPBD_kabTemanggung
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengimbau masyarakat terus waspada selama musim kemarau ini. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) musim kemarau masih terus berlangsung hingga memasuki awal musim penghujan pada November mendatang.

Ia menerangkan, berdasarkan data yang diperoleh, hingga 8 September, kebakaran di Jawa Tengah ada 171 titik. Dari jumlah tersebut, 156 kejadian merupakan kebakaran lahan, 12 kejadian kebakaran hutan, dan 3 kebakaran tempat pembuangan akhir (TPA).

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap kekeringan yang terjadi saat ini, khususnya masyarakat yang ada di pinggir hutan. Kita tahu kebakaran bukan faktor alam, tapi faktor manusia. Sehingga, perlu kita lakukan terus menerus sosialisasi kepada masyarakat, akan bahaya karhutla,” kata Nana, dilansir dari laman humas Prov Jateng, Senin (18/9/2023).

Nana juga mengingatkan kepada para pecinta alam, agar bersikap lebih hati-hati saat beraktivitas di wilayah pegunungan. Menurutnya, saat ini dengan kemarau panjang, pohon-pohon mulai mengering, sehingga sangat membahayakan apabila seseorang memercikan api atau membuang puntung rokok sembarangan.

“Ini dapat menyebabkan kebakaran. Sebagaimana kita ketahui, ketika terjadi kebakaran hutan dan lahan, dapat menyebabkan adanya pencemaran lingkungan yang sangat berbahaya bagi manusia,” imbuhnya.

Sementara, Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catur Sasi Penanggungan, mengatakan dari 171 kejadian kebakaran di Jateng, 90 persen dapat ditangani dalam waktu 24 jam. Menurutnya, tingkat kepedulian warga menjadi sangat penting untuk menjaga lahan dari kebakaran.

“Berkaitan dengan pendaki, pengguna lahan di pegunungan diimbau tidak membakar. Ada beberapa pos (pendakian) melarang membuat tungku api. Namun di lapangan,” katanya.

Bergas menjelaskan, pemanfaatan teknologi tepat guna juga menjadi penentu agar api bisa dipadamkan. Ia memaparkan, penggunaan air dan sabun sangat efisien untuk mendinginkan suhu lahan yang terbakar. Air sabun tersebut, disemprotkan menggunakan sprayer desinfektan bekas pandemi Covid-19. she

You Might Also Like

Raih 7 Penghargaan, Jawa Tengah Jadi Juara Umum SDMOD Award Bawaslu RI
Mbak Ita Berharap Wisudawan Undip Beri Kontribusi untuk Masyarakat
Moderasi Beragama Solusi Bagi Konflik Umat
Kenaikan Tarif PDAM di Demak Diminta Dikaji Ulang
Bupati dan Wabup 2025-2030 Sampaikan Visi Misi, Ketua DPRD Demak Zayinul Fata Minta Rangkul Semua Komponen
TAGGED:jangan buang rokok sembaranganNana SudjanaWaspadai Karhutla
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?