By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Wibowo Prasetyo Sebut Tujuh Capaian Program Prioritas Kemenag Lebihi Target
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Wibowo Prasetyo Sebut Tujuh Capaian Program Prioritas Kemenag Lebihi Target

Last updated: 3 Desember 2023 19:15 19:15
Jatengdaily.com
Published: 3 Desember 2023 07:54
Share
Staff Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Image Building, Wibowo Prasetyo foto bersama peserta Humas Gathering dan Capacity Building yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Jateng di Magelang, Sabtu (2/12/2023). Foto:dok
SHARE

MAGELANG (Jatengdaily.com) –  Staf Khusus Menag Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo mengatakan, sampai akhir 2023 tujuh program prioritas yang dicanangkan Kementerian Agama di bawah komando Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berjalan baik, bahkan melebih target yang ditetapkan.

Tujuh program prioritas yang harus dituntaskan tersebut meliputi penguatan moderasi beragama, transformasi digital, revitalisasi KUA, kemandirian pesantren, cyber islamic university, religiosity index, dan tahun kerukunan umat beragama.

“Alhamdulillah, program prioritas Kemenag pada kepemimpinan Gus Men berjalan baik. Ini bisa kita lihat dan rasakan bersama,” kata Wibowo Prasetyo di hadapan wartawan dalam kegiatan Humas Gathering dan Capacity Building yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Jateng di Magelang, Sabtu (2/12/2023).

Hadir pada acara itu Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi (HDI) Kementerian Agama RI, Akhmad Fauzin, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Fitriyanto S.Ag.,M.Pd.I.

Seiring berjalannya proses reformasi birokrasi, lanjut Wibowo (panggilan akrabnya), tata kelola Kementerian Agama semakin efektif. Manajemen pengelolaan keterbukaan informasi juga semakin baik.

“Manajemen media massa juga semakin terbuka, dan terbukti Kemenag mendapat banyak penghargaan,” sambung Wibowo didampingi Karo Humas, Data, dan Informasi, Akhmad Fauzin.

Wibowo menyampaikan, Kemenag antara lain mendapat penghargaan terkait transformasi digital dari Detik.com. Menag Yaqut Cholil Qoumas bahkan didaulat sebagai tokoh inspiratif transformasi digital dari GATRA.

“Upaya Kemenag dalam transformasi digital dilakukan dengan mengintegrasikan layanan dalam satu aplikasi, yakni Pusaka Kemenag SuperApp. Ke depan, tidak ada lagi transaksi layanan tatap muka. Ini akan menghindari potensi tindakan penyelewengan,” kata Wibowo.

Program prioritas lainnya adalah Kemandirian Pesantren. Saat ini tercatat ada 2.076 Pondok Pesantren penerima manfaat program ini. Bahkan, sudah 126 pesantren yang berhasil mengembangkan Badan Usaha Milik Pesantren atau BUMPes.

“Selain itu, ada 1.226 KUA sudah direvitalisasi sejak 2021-2023. Juga, ada 3.339 mahasiswa sudah diterima di Cyber Islamic University,” tegas Wibowo.

“Program mandatory lain yang penting adalah sertifikasi halal. Dan, sebanyak 1.716.954 produk sudah terbit sertifikat halalnya di tahun ini. Ini sudah melebihi target dari 1 juta sertfikat halal di 2023,” lanjutnya.

Dalam penyelenggaraan ibadah haji, Kemenag tahun ini mengusung tagline Haji Ramah Lansia. Menurut Wibowo, Kemenag sukses memfasilitasi keberangkatan 61.356 jemaah haji lansia. Ini adalah jemaah lansia terbanyak dalam sejarah penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.

“Sukses ini juga mendapat apresiasi, termasuk dari Saudi dan Iran,” ujarnya.

Capaian lainnya adalah revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM). Tujuannya, agar masjid juga bisa dioptimalkan dalam fungsi sosial, ekonomi, dan pemberdayaan umat. Saat ini BKM sudah berdiri di 34 Provinsi, total 21.537 BKM di seluruh Indonesia.

“Kita butuh kebersamaan, Indonesia dihuni oleh beragam umat, dibutuhkan kerja sama yang baik antarsesama. Dan masjid harus menjadi contoh bagi umat lain. Masjid bisa sebagai tempat penguatan keberagaman, terlebih di tahun politik. Masjid harus sebagai tempat ibadah, sosial, dan ekonomi,” kata Wibowo.

Terakhir, Wibowo mengusulkan transformasi digital sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKD) pada Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK). “Ini penting, melihat perkembangan zaman yang serba digital, agar mahasiswa PTK di bawah naungan Kemenag semakin maju, bisa bersaing dengan lainnya di tengah arus globalisasi,” tandas Wibowo. St

You Might Also Like

Penumpang di Bandara Ahmad Yani Semarang Naik 21 Persen, Pasca Diterapkan Rapid Antigen
Covid-19 Tembus 1,7 Juta Kasus, Gus AMI Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi
Keperawatan Unissula Perluas Kerjasama dengan Universitas Malaya
SIG Raih Predikat Informatif KIP 2025, Skor Melonjak Signifikan di Penghujung Tahun
Penyakit Hati Lebih Berbahaya
TAGGED:Kemenag Lebihi TargetSebut Tujuh Capaian Program PrioritasWibowo Prasetyo
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?