By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Air Bawah Tanah Di Demak di Ambang Zona Merah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Air Bawah Tanah Di Demak di Ambang Zona Merah

Last updated: 19 Juni 2024 19:50 19:50
Jatengdaily.com
Published: 19 Juni 2024 19:50
Share
Bupati Demak dr Hj Eisti'anah didampingi Kepala Dinas PM PTSM Kabupaten Demak H Umar Surya Suksmana saat memaparkan persoalan terkait kondisi air bawah tanah di Demak yang masuk zona merah. Foto: sari
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)- Air bawah tanah di Kabupaten Demak, khususnya wilayah Sayung dan Karangtengah, ada di ambang zona merah. Sehubungan itu Pemkab Demak berharap adanya percepatan program strategi nasional (PSN) berupa pembangunan Bendungan Jragung, sehingga dapat memenuhi kebutuhan air bersih dan baku untuk kawasan industri tersebut.

Pada acara Bimbingan Teknis Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis risiko DNA Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Perindustrian Bagi Pelaku Usaha, Kepala Dinas PM PTSP Kabupaten Demak Umar Surya Suksmana mengungkapkan, seiring banyaknya pemanfaatan air bawah tanah di Sayung dan Karangtengah, saat ini ketersediaan air bawah tanah kawasan itu masuk kategori zona merah. Parahnya lagi, dua kecamatan tersebut merupakan kawasan industri, yang sedikit demi sedikit mulai tenggelam oleh rob dan abrasi.

“Sebenarnya di Sayung dan Karangtengah saat ini banyak air. Tapi sayangnya airnya asin dan tidak bisa dimanfaatkan, karena merupakan genangan rob. Maka itu harapan satu-satunya adalah segera dioperasionalkan Bendung Jragung di Karangawen, sehingga bisa mensuplai kebutuhan air bersih dan air baku di area hilir yang kini tenggelam oleh rob,” ujarnya, Rabu (19/06/2024).

Kabar baiknya, lanjut Umar, informasi dari pusat PSN itu rencananya mulai dioperasionalkan pada 2025. Sambil menunggu proyek tersebut dikerjakan, pihaknya akan menjalin kerjasama dengan investor atau pihak swasta dalam pengadaan jaringan instalasi. Karena dipahami, untuk pengadaan air bersih dan air baku sejumlah kontainer setiap harinya pasti lah berat.

Sementara itu Bupati Demak dr Hj Eisti’anah menuturkan, berkaitan soal kelangkaan air bawah tanah disebutkan sebagai permasalahan bersama. Khususnya di wilayah Sayung dan Karangtengah yang kini sudah masuk zona merah.

“Air banyak tapi asin. Maka itu butuh pengolahan air rob. Karena bukan mustahil air rob bisa diolah menjadi air bersih dan tawar sehingga bisa untuk konsumsi. Tapi memang butuh anggaran besar karena teknologinya memang cukup mahal,” kata bupati.

Mengenai PSN Bendung Jragung, Bupati Eisti’anah berpendapat, mestinya telah bisa dioperasionalkan pada 2024 ini. Melihat kondisi rob yang semakin parah. Namun karena adanya kendala status tanah yang Perhutani dan PUPR jadi tertunda kelanjutan pekerjaannya.

“Alhamdulillah seperti disampaikan pada 35 perwakilan perusahaan tadi, persoalan status tanah sepertinya sudah teratasi dan proses pekerjaan telah berlanjut. Sehingga 2025 ditargetkan Bendung Jragung sudah bisa beroperasi dan memenuhi kebutuhan air bersih dan air baku di Sayung dan Karangtengah, khususnya terkait kebutuhan perusahaan,” kata bupati.

Seperti diketahui, zona merah artinya tidak boleh lagi ada pengambilan air bawah tanah. Sementara perizinan pemanfaatan air bawah tanah dulu di pengurusannya ada di Pemprov Jateng. Sedangkan sekarang diambil alih pemerintahan pusat. rie-she 

You Might Also Like

Gubernur Ajak Warga Jaga Kekompakan di Hari Jadi ke-403 Kabupaten Pekalongan
Mbak Ita Dukung Usulan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional
1.600 Mahasiswa KKN  dari 28 Perguruan Tinggi  Diterjunkan Bantu Jateng
Mahasiswa Ilkom USM Berikan Edukasi Konten Marketing kepada Siswa SMK N9 Semarang
Habib Jakfar Ingatkan Menjaga Sholat dan Birrul Walidain
TAGGED:air demak zona merahbupati demak
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?