By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Anak Tidak Sekolah di Jepara Kembali Didorong ke Lembaga Pendidikan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Anak Tidak Sekolah di Jepara Kembali Didorong ke Lembaga Pendidikan

Last updated: 26 Juni 2024 07:05 07:05
Jatengdaily.com
Published: 26 Juni 2024 08:02
Share
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com
SHARE

JEPARA (Jatengdaily.com)– Para petinggi dan lurah di Jepara diminta untuk menyisir 6.432 anak tidak sekolah (ATS), agar mau kembali bersekolah.

Hal itu disampaikan Bupati Jepara melalui Sekretaris Daerah Edy Sujatmiko, pada rapat koordinasi penanganan ATS Kabupaten Jepara 2024. Menurutnya, faktor ekonomi bukan persoalan terberat untuk mengembalikan ATS ke lembaga pendidikan. Persoalan yang paling susah diselesaikan, adalah jika anak tersebut memang malas sekolah.

“Kalau faktor ekonomi, kita carikan bantuan dari Baznas atau perusahaan, selesai sudah. Tapi kalau anaknya malas, itu yang berat,” kata Edy dilansir dari laman humas Prov. Jateng, Rabu (26/6/2024).

Untuk itu, para camat diminta untuk mengkoordinasikan kepada lurah dan petinggi dalam rangka mengembalikan ATS ke sekolah, baik dengan penganggaran APBDes maupun dukungan organisasi nonpemerintah.

“Petinggi/lurah supaya segera melakukan penyisiran ke rumah-rumah warga yang memiliki ATS. Entri datanya melalui aplikasi SIPBM (Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat) ATS. Lalu konfirmasi pengembaliannya ke sekolah formal/PKBM, yang dikoordinir oleh camat setempat,” kata sekda.

Edy menambahkan, keberadaan 6.432 ATS di Jepara, merupakan angka baru. Pada 8 Mei 2024, Pusdatin Kemendikbud merilis angka keberadaan 9.263 ATS di Jepara. Namun setelah dilakukan verivikasi dan validasi oleh Disdikcapil berdasar NIK, tersisa 6.432. Yakni, yang berusia 7 tahun sampai 18 tahun dan belum menikah. she

You Might Also Like

Aksi Gemilang Pemain Sepak Bola PON Papua Ricky Ricardo Bikin Menpora Amali Terpukau
Mbak Ita Buka Ruang Diskusi dengan Kawula Muda
Cetak Petani Perkotaan, Wawali Semarang Inisiasi Sekolah Berkebun
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dampingi Anak Belajar di ‘Kebun Ilmu’
Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa di Afganistan
TAGGED:Anak Tidak Sekolah di Jepara Kembali Didorong ke Lembaga Pendidikan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?