By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Angka Stunting Demak 9,5 Persen, Berhasil Lampaui Target Nasional
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Angka Stunting Demak 9,5 Persen, Berhasil Lampaui Target Nasional

Last updated: 29 Juli 2024 14:37 14:37
Jatengdaily.com
Published: 29 Juli 2024 14:37
Share
Bupati Demak dr Hj Eisti'anah SE didampingi Wabup KH Ali Makhsun MSi dan Camat Guntur Sukarjo SKM MKes berfoto bersama peserta FKUU Kecamatan Guntur. Foto : sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)- Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 angka stunting di Kabupaten Demak 9,5 persen. Walau berhasil melampaui target nasional pada 2024 yakni 14 persen, namun upaya intervensi penurunan angka stunting terus dilaksanakan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Demak, hingga tercapai target zero stunting pada 2024.

Di sela kegiatan Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU) Kecamatan Guntur, Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE menyampaikan, berkat sinergitas semua elemen yang tergabung dalam TPPS Kabupaten Demak, terjadi penurunan angka stunting cukup siginifikan hingga satu digit yakni 9,5 persen. “Bahkan karenanya menjadi kabupaten dengan capaian angka stunting terendah se-Jawa Tengah,” ungkap bupati, Senin (29/07/2024).

Walau begitu, menurut Bupati Eisti’anah, upaya TPPS Kabupaten Demak menekan angka stunting tidak berhenti hingga di titik tersebut. Sebab harus terus menerus dilakukan penurunan dan monitoring hingga menghasilkan generasi berkualitas.

“Kedepan ada calon pengantin dan anak muda yang akan menjadi perhatian kami terkait pembangunan gizi. Tentunya agar menghasilkan generasi berkualitas,” imbuhnya.

Di samping juga Intervensi program oleh lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menurunkan angka stunting dan kemiskinan, yang mendasar pada data lokus stunting, P3KE, dan DTKS. Seperti pemberian pendamping makanan, RTLH sanitasi, serta program lain.

Sedangkan agar tercapai hasil yang optimal, selain alokasi anggaran di sejumlah OPD serta pemerintah desa, dibutuhkan pula sinergitas dan dukungan tokoh masyarakat juga tokoh agama. Sebagaimana disampaikan Wabup KH Ali Makhsun MSi, dukungan tokoh agama dapat berupa memasukan materi tentang upaya penurunan stunting saat tausiyah.

Disebutkan pula, kerja penurunan stunting merupakan tugas mulia. Sebab itu sejalan dengan perintah Sang Pencipta, Allah SWT. Yakni, hendaknya orang-orang itu takut meninggalkan generasi yang lemah. Sebab stunting berdampak anak memiliki IQ rendah,” kata Wabup

“Kalau anak-anak saat ini IQ jongkok, musibah bagi negara. Bencana akan terjadi sebab pada tahun 2045 bonus demografi Indonesia yang harus didominasi usia produktif, akan berpotensi terisi kelompok lemah. Maka itu mari bersinergi atasi stunting, demi terwujudnya generasi emas yang cerdas,” tandasnya. rie-she

You Might Also Like

Pertamina Tegaskan Kualitas Pertamax Sesuai Spesifikasi
Galang Donasi dan Panjatkan Doa untuk Palestina, Ribuan Santri Padati ‘Santri Demak Bersholawat’
Presiden Prabowo Subianto Terima Bintang Kebesaran Tertinggi Brunei Darussalam dari Sultan Hassanal Bolkiah
Mahasiswa Unissula Juara Nasional Desain Masjid
Pemerintah Segera Bangun Rumah Sakit dan Puskesmas di IKN
TAGGED:5 PersenAngka Stunting Demak 9Berhasil Lampaui Target Nasionalbupati demak
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?