By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Mengajak Siswa SMP di Pemalang Menulis Geguritan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Mengajak Siswa SMP di Pemalang Menulis Geguritan

Last updated: 24 Juli 2024 06:53 06:53
Jatengdaily.com
Published: 24 Juli 2024 06:53
Share
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Bengkel Kreatif Berbahasa Daerah Menulis Geguritan bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pemalang di aula SMP Negeri 2 Pemalang pada Senin—Selasa, 22—23 Juli 2024. Foto:dok
SHARE

PEMALANG (Jatengdaily.com) – Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Bengkel Kreatif Berbahasa Daerah Menulis Geguritan bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pemalang di aula SMP Negeri 2 Pemalang pada Senin—Selasa, 22—23 Juli 2024. Acara yang digelar selama dua hari tersebut diikuti oleh 50 siswa SMP di Kabupaten Pemalang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Ismun Hadiyo, S.Pd.SD., mengatakan bahwa pihaknya mendukung program revitalisasi bahasa daerah yang dilaksanakan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah. Pelestarian bahasa daerah pada era sekarang sangat diperlukan karena generasi muda, khususnya siswa sekarang cenderung kurang tertarik menggunakan bahasa Jawa.

“Bahasa Jawa yang digunakan di daerah Pemalang berbeda-beda. Antara Pemalang barat, timur, dan tengah saja sudah berbeda. Oleh karena itu, kita kaya akan dialek bahasa Jawa, yang ini harus kita lestarikan,” ujar Ismun Hadiyo saat memberikan sambutan pada pembukaan Bengkel Kreatif Berbahasa Daerah Menulis Geguritan bagi Siswa SMP di Kabupaten Pemalang di aula SMP Negeri 2 Pemalang pada Senin, 22 Juli 2024.

Ismun menyatakan bahwa pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah karena salah satu program literasi sekaligus revitalisasi bahasa daerah dilaksanakan di Kabupaten Pemalang. Bimbingan menulis untuk siswa SMP di Kabupaten Pemalang ini diharapkan akan meningkatkan literasi di kalangan siswa SMP. Untuk itu, Ismun berharap para siswa peserta bengkel kreatif mengikuti kegiatan tersebut dengan bersemangat.

“Pada kesempatan ini siswa kami mendapatkan bimbingan menulis geguritan. Diharapkan literasi para siswa juga akan meningkat, sekaligus sebagai upaya pelestarian bahasa daerah,” jelasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, mengatakan bahwa Bengkel Kreatif Berbahasa Daerah merupakan salah satu program Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah berkaitan dengan revitalisasi bahasa daerah (RBD). Program RBD sebagai upaya pelindungan bahasa daerah menjadi salah satu program unggulan Badan Bahasa bersama Balai Bahasa, selain program literasi dan penginternasionalan bahasa Indonesia.

“Kegiatan Bengkel Kreatif Berbahasa Daerah ini diharapkan dapat mendukung pembelajaran bahasa dan sastra Jawa di sekolah di Pemalang. Para siswa harus terus didorong untuk mau menggunakan dan bangga berbahasa Jawa,” ujar Syarifuddin.

Syarifuddin menambahkan bahwa para siswa harus dapat lebih mengenal dan mencintai bahasa dan sastra daerah di daerahnya. Bahasa di dunia ini memiliki kedudukan yang sama.

“Oleh karena itu, kita tidak boleh malu menggunakan bahasa daerah kita. Berbahasa harus sesuai dengan konteks, di mana kita berada, kapan, dalam situasi apa, sarana yang formal atau nonformal, dan sebagainya,” tambahnya.

Ketua Panitia Bengkel Kreatif Berbahasa Daerah, Agus Sudono, mengatakan bahwa peserta kegiatan ini adalah perwakilan dari 46 SMP negeri dan swasta di Kabupaten Pemalang. Mereka merupakan perwakilan siswa yang tergabung dalam organisasi sekolah, seperti organisasi siswa intrasekolah (OSIS), palang merah remaja (PMR), Pramuka, kelompok ilmiah remaja (KIR), kelompok pencinta alam, dan kelompok aktivis keagamaan. Adapun narasumber dalam kegiatan ini adalah Kusnadi, Siti Prihatin, dan Astu Sriyaningsih, praktisi dan pendidik di Pemalang, serta Duta Bahasa Jawa Tengah.

“Para narasumber tersebut membimbing para siswa SMP itu untuk mengenal geguritan, kemudian siswa praktik menulis, dilanjutkan narasumber membedah tulisan mereka. Kegiatan yang diselenggarakan secara luring tersebut akan dilanjutkan dengan bimbingan secara daring sebanyak dua kali pertemuan, sampai para siswa itu dapat menghasilkan karya geguritan,” terang Agus. St

 

You Might Also Like

Ratusan Warga Sidomulyo Desak Polres Demak Tuntaskan Penanganan Kasus Dugaan Penghapusan Data Penerima Bansos
Kepsta RRI Semarang Siap Dukung Konferprov PWI Jateng 2025
Kasus COVID-19 Bertambah Jadi 54.010, Pasien Sembuh Capai 22.936 Orang
Bantuan 15 Ton Penanganan Darurat Hari Ini Tiba di Wilayah NTT
Gagal Menang Lawan Barito Putra, PSIS Fokus ke Persela
TAGGED:Balai Bahasa Provinsi Jawa TengahMengajak Siswa SMP di PemalangMenulis Geguritan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?