By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Bocah Hanyut di Wonotingal Ditemukan Meninggal
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Bocah Hanyut di Wonotingal Ditemukan Meninggal

Last updated: 13 Januari 2024 17:56 17:56
Jatengdaily.com
Published: 13 Januari 2024 17:56
Share
Tim SAR Gabungan menemukan bocah yang hanyut di pantai Ngebum, Kabupaten Kendal, Sabtu (13/1/2024) dalam kondisi meninggal dunia. Foto: adri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Muhammad Nur Alif Purnomo (9) bocah asal Pasar Kagok RT 8 RW 5 Kelurahan Wonotingal, Kecamatan Candisari, Semarang yang hanyut di saluran air Wonotingal akhirnya ditemukan meninggal dunia di pantai Ngebum, Kabupaten Kendal, Sabtu (13/1/2024). Korban ditemukan 15 kilometer dari lokasi awal kejadian.

“Sudah kita temukan dalam keadaan kemambang,” kata Kepala Kantor SAR Semarang,Heru Suhartanto,

Korban ditemukan dalam keadaan terapung ditengah laut yang selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kab. Kendal oleh tim SAR gabungan.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya pada hari Kamis, 11 Januari 2024 sekitar pukul 14.30 wib korban dan beberapa teman sebaya nya sedang bermain prosotan air di saluran air selepas hujan deras. Dikarenakan arus air yang deras sehingga menyebankan korban terseret arus, warga sempat mendengar teriakan minta tolong, namun nahas korban hanyut terbawa arus.

Dengan ditemukannya korban, maka operasi sar ditutup dan seluruh tim sar gabungan dikembalikan ke satuannya masing-masing.

“Kami menghimbau untuk selalu waspada dengan curah hujan yang tinggi. Apabila menemui kondisi yang membahayakan jiwa manusia, segera hubungi basarnas di 115/024-7629192. Pelaksanaan operasi sar tidak dipungut biaya alias gratis,” pungkas Heru. adri-yds

You Might Also Like

Ditreskrimum Polda Jateng Ungkap Penipuan Modus Gendam di Grobogan, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah
Hujan Masih Sampai April, Manfaatkan untuk Bertanam
Kumpulkan Rp 3 Miliar, Wali Kota Semarang Apresiasi Partisipasi Warga di Bulan Dana PMI
Berkurban, SMA Negeri 1 Mijen Teladani Ketakwaan Nabi Ibrahim
Gulirkan Rp 1 Triliun, Gojek Dinilai Berkontribusi Besar Bantu Mitra dan UMKM Bertahan di Masa Pandemi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?