By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Cegah Intoleransi, Perundungan dan Kekerasan, BK Unnes Gandeng MGBK SMA Kota Semarang Terapkan Sistem Dukungan Bertingkat
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Cegah Intoleransi, Perundungan dan Kekerasan, BK Unnes Gandeng MGBK SMA Kota Semarang Terapkan Sistem Dukungan Bertingkat

Last updated: 8 September 2024 18:46 18:46
Jatengdaily.com
Published: 8 September 2024 18:46
Share
Sebanyak 50 guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMA di Kota Semarang mengikuti program pelatihan penerapan Sistem Dukungan Bertingkat dalam pelayanan BK.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sebanyak 50 guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMA di Kota Semarang mengikuti program pelatihan penerapan Sistem Dukungan Bertingkat dalam pelayanan BK.

Kegiatan yang berlangsung dari 13 Agustus hingga 3 September 2024 ini bertujuan untuk pencegahan tingkat intoleransi, perundungan, dan kekerasan di kalangan siswa.

Bertempat di Ruang Pertemuan SMA Negeri 7 Semarang, suasana kegiatan terlihat hidup dan interaktif. Para peserta tampak serius mencatat dan berdiskusi bersama selama kegiatan berlangsung dengan pendampingan oleh fasilitator dari Bimbingan dan Konseling FIPP Universitas Negeri Semarang.

“Antusiasme peserta luar biasa. Mereka aktif bertanya dan berbagi pengalaman praktis di lapangan,” ungkap Dra. MTH Sri Hartati, M.Pd Kons, ketua pelaksana kegiatan.

“Bahkan saat istirahat pun, masih banyak guru yang melanjutkan diskusi informal mengenai materi yang baru disampaikan.”, lanjutnya.

Program kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMA Kota Semarang dengan Jurusan Bimbingan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Semarang.

Sistem Dukungan Bertingkat diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menangani masalah intoleransi, perundungan, dan kekerasan di sekolah.

Metode ini memungkinkan guru BK untuk memberikan dukungan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa.

“Kami berharap dengan diterapkannya sistem ini, kasus intoleransi, perundungan dan kekerasan di SMA Kota Semarang dapat berkurang secara signifikan,” tambah Sri Hartati.

Program pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan BK di sekolah, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan inklusif bagi para siswa.

Dengan semangat dan dedikasi yang ditunjukkan para guru BK, harapan untuk mencegah intoleransi, perundungan, dan kekerasan di sekolah-sekolah Kota Semarang menjadi upaya bersama untuk dilakukan oleh seluruh komponen terkait di lingkungan pendidikan. St

You Might Also Like

Siapkan Kurikulum Berbasis OBE, Jurusan Teknologi Informasi USM Gelar Semiloka
FK Unissula Bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang Tanam Ratusan Bibit Pohon
Institut Karya Mulia Bangsa Resmi Menerima SK Izin Pembukaan Podi S1 Ilmu Bioteknologi, Pendaftaran Mahasiswa Baru Segera Dibuka
Buruan, Pendaftaran Seleksi Nasional Murid Baru di Madrasah Unggulan Dibuka hingga Awal Februari 2026
Yayasan Alumni Undip dan ABP-PTSI Jateng akan Berkolaborasi Gelar Sarasehan Bahas Permendiktisaintek No 52/2025 dan RUU Sisdiknas
TAGGED:BK Unnes Gandeng MGBK SMA Kota SemarangCegah IntoleransiPerundungan dan KekerasanTerapkan Sistem Dukungan Bertingkat
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?