Ciptakan Alat Ultrasonic Surface Roughmeter, Eko Wahyu Utomo Raih Doktor

3 Min Read
Eko Wahyu Utomo raih gelar Doktor dari PDTS FT Unissula. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Ir Eko Wahyu Utomo MT mengikuti ujian terbuka doktor di Program Doktor Teknik Sipil (PDTS) Fakultas Teknik Unissula, Kamis (4/12/2024). Ia menyampaikan disertasinya yang berjudul evaluasi kinerja fungsi jalan berbasis iri dengan ultrasonic surface roughmeter.

Para penguji antara lain Prof Ir Pratikso MST PhD, Ir Siegfried MSc PhD, Prof Dr S Imam Wahyudi DEA, Prof Dr Ir Bambang Haryadi MSc, Prof Dr Ir Antonius MT, Dr Abdul Rochim ST MT dan Ir Rachmat Mudiyono MT PhD.

Menurut Eko Wahyu infrastruktur jalan merupakan prasarana transportasi darat yang berperan penting dalam sektor perhubungan terutama untuk mendukung arus distribusi barang dan jasa. Keberadaannya diperlukan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi seiring dengan meningkatnya aksesibilitas dan mobilitas wilayah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Ruas jalan nasional merupakan konektivitas jalan antar daerah. Pengaruh dari volume lalu lintas dan beban overload akan mempengaruhi kondisi perkerasan jalan, untuk itu perlu dilakukan pemeliharaan agar kondisi jalan tetap dalam kondisi mantap. Dalam melaksanakan penanganan jalan agar tepat sasaran, maka perlu dilakukan perencanaan terlebih dahulu berdasarkan data hasil survey kondisi perkerasan yang akurat.

Dalam konstruksi jalan raya diperlukan pemeliharaan atau preservasi untuk beberapa tahun kedepan agar jalan tersebut tetap baik dan layak untuk digunakan. Metode pengambilan data untuk pemeliharaan atau preservasi ini yaitu menggunakan metode IRI (International Roughness Index).

Pengambilan data permukaan jalan umumnya menggunakan roughmeter dengan berbagai tipe instrument seperti geophone, akselerometer dan lainnya yang umumnya berharga mahal dan diimport.

Penelitiannya membuat model alat dengan instrument baru yaitu Ultrasonic dengan harga lebih murah. ”Alat ini berguna untuk mengetahui berapa nilai ketidakrataan permukaan jalan raya guna preservasi jalan raya sebagai data mengevaluasi dan merancang solusi penanganan pada perkerasan jalan beraspal,” ungkap Eko Wahyu Utomo.

Ultrasonic Surface Roughmeter yang telah diuji komponennya dengan hasil valid adan benar serta telah dikalibrassi dengan Confidence Level 97.68%, Korelasi 99.73% dan Cronbach’s alpha 1.00 dengan referensi alat ukur Gap Man Working Profilometer dan IRI meter atau Vehicle Mounted IRI Measurement System.

Ir Eko Wahyu Utomo MT berhasil lulus dalam ujian terbuka tersebut dan berhak menyandang gelar doktor dengan indeks prestasi kumulatif 3.83. she

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.