By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Indeks Kerawanan Pilkada di Demak 2024 Rawan Sedang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Indeks Kerawanan Pilkada di Demak 2024 Rawan Sedang

Last updated: 23 Agustus 2024 15:34 15:34
Jatengdaily.com
Published: 23 Agustus 2024 15:34
Share
Ketua Bawaslu Demak Ulin Nuha saat memaparkan soal partisipasi perempuan yang masih rendah dalam pesta demokrasi, serta indeks kerawanan pada Pilkada Demak 2024. Foto: sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Indeks Kerawanan Pilkada Kabupaten Demak 2024 adalah ‘Rawan Sedang”. Artinya masyarakat tetap bisa beraktifitas secara normal menjelang hingga pasca-hari pemilihan kepala daerah, namun tetap harus waspada.

Pada acara “Sosialisasi Pengawasan “Peran Serta Perempuan dalam Pengawasan Pemilihan Serentak 2024” serta Launching Indeks Kerawanan Pemilihan Serentak, Ketua Bawaslu Kabupaten Demak Ulin Nuha SH MH menyebutkan, indeks kerawanan tersebut mengacu pada kondisi sosial di Kabupaten Demak selama penyelenggaraan pesta demokrasi serentak tahun ini.

“Indeks kerawanan di Demak masuk kategori ‘Rawan Sedang’ karena sepanjang tahapan Pemilu hingga menjelang Pemilihan 2024 tidak terlalu banyak hal-hal menonjol, yang kemudian menimbulkan intimidasi, friksi, atau kericuhan akibat gesekan para pendukung,” ujarnya, didampingi anggota Bawaslu Demak Wiwit Puspitasari, Kusfitria Marstyarsih dan Shobahus Surur, Jumat (23/08/2024).

Namun begitu, menurut Ulin Nuha, waspada tetap diperlukan. Utamanya dengan berbagai dinamika yang terjadi di pemerintahan pusat seperti saat ini, tidak menutup kemungkinan berimbas di daerah.

“Sepanjang di Jakarta kondusif tidak akan berimbas banyak. Namun begitu koordinasi tetap dilakukan dengan Bawaslu pusat maupun provinsi, untuk mengantisipasi imbasnya merambat ke daerah,” kata dia.

Sedangkan mengenai peta kerawanan konflik sosial maupun terkait partisipasi masyarakat, disampaikan, soal kericuhan berdasarkan pengalaman periode sebelumnya potensi ada di Kecamatan Guntur. “Sementara kalau kerawanan pemilih hadir di TPS, ada di Kecamatan Sayung, karena banyak yang masih bekerja di luar kota,” pungkasnya. rie-she 

You Might Also Like

Ubah Limbah Tahu Jadi Kemasan Plastik, Mahasiswa TRKI Sekolah Vokasi Undip Borong Tiga Penghargaan CN Fest 2025
SIG Bagikan 1.535 Paket Sembako Ramadan Warga Enam Desa di Kabupaten Gresik
Dukung Sukses PON XXI Aceh-Sumut 2024, TelkomGroup Pastikan Layanan Telekomunikasi Digital Terbaik
Fiks, Harga BBM Bersubsidi Naik, Pertalite Jadi Rp 10 Ribu/Liter
Aset Senilai Rp13,8 Miliar Milik Situs Judi Online Disita
TAGGED:Bawaslu Kabupaten DemakIndeks Kerawanan Pilkada di Demak rawan sedang
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?