SEMARANG (Jatengdaily.com)– Institut Karya Mulia Bangsa (IKMB) Selasa (29/10/2024) mengumumkan telah mendapatkan kepercayaan untuk membuka Program Studi (Prodi) S1 Ilmu Bioteknologi dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 712/E/O/2024, tertanggal 18 Oktober 2024, tentang izin Pembukaan Program Studi Bioteknologi Program Sarjana yang diselenggarakan oleh Yayasan Karya Mulia Keluarga.
Program Studi Bioteknologi di IKMB berfokus pada penerapan prinsip-prinsip biologi dan teknologi untuk mengembangkan produk atau solusi yang bermanfaat dalam sektor kesehatan regeneratif yang mencakup penggunaan organisme hidup atau sistem biologis untuk menghasilkan produk atau proses pengobatan yang inovatif dan bernilai tinggi.
Program studi ini menawarkan beberapa keunggulan, di antaranya tenaga pengajar berkualitas dan berpengalaman dalam bidangnya, baik dari kalangan akademisi maupun praktisi industri. Selain itu, kurikulum yang ditawarkan mengintegrasikan teori dan praktik dengan fokus pada pengembangan keterampilan penelitian dan inovasi. Kurikulum ini juga mengadaptasi perkembangan terkini dalam ilmu bioteknologi, termasuk isu global, khususnya kesehatan.
Rektor IKMB, Dr. Ir. Bambang Agus Mulyadi, M.M., mengatakan, pembukaan Program Studi S1 Ilmu Bioteknologi ini adalah langkah strategis bagi kami untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap bersaing di tingkat global. Kami berkomitmen untuk menyediakan pendidikan yang inovatif dan relevan.”
Dengan dibukanya Program Studi Ilmu Bioteknologi ini, diharapkan lulusannya mampu berperan aktif dalam meningkatkan inovasi, mengembangkan produk bioteknologi, serta mendukung penelitian yang berdampak positif bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
Sementara itu, Ketua Yayasan Karya Mulia Keluarga, Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si., Med berharap dengan fasilitas berteknologi tinggi yang ada, para mahasiswa semakin giat menyelesaikan riset dan mempublikasikannya di jurnal, baik nasional, internasional maupun internasional bereputasi.
Selain itu, lulusan diharapkan memiliki kompetensi yang kuat dalam mengelola proyek-proyek berbasis teknologi, beradaptasi, dan bekerja di berbagai sektor, termasuk industri makanan, kesehatan, farmasi, dan lingkungan. she


