in ,

Jokowi Guru Besar Politik Indonesia

Oleh: Ipung Purwanto, S.Sos

HARUS diakui, guru besar politik terhebat di Indonesia sepanjang sejarah dengan strategi paling komplit mulai dari insight, listening, monitoring, data analisis, sampai dengan canvassing, namanya Jokowi.

Bahkan tidak berlebihan seorang  politisi PPP Romahurmuzy mengatakan kalau “Guru Besar ilmu politik itu banyak tapi kalo Guru Besar politik ya cuma Pak Jokowi”. Maqomnya Pak Jokowi itu sudah Ya’lu wala yu’la alaih artinya: senantiasa unggul dan tidak akan terungguli.

Betapa Anda bayangkan seorang Pak Jokowi yang satu periode lebih satu dua tahun menjadi Walikota bisa menyalip seluruh ketua umum partai politik dan senior partai politik itu gak ada lagi kecuali jago.

Ada wejangan Pak Jokowi dalam setiap kontestasi politik yang akan di ikuti kepada para pendukungnya yang sangat menarik yaitu yang pertama “ojo kesusu” (jangan terburu-buru), jangan menjadikan momentum hari ini sebagai penilain akhir, jangan-jangan ini hanya awal permainan, yang kedua “ojo kagetan” akibat kita tidak buru-buru menilai terhadap sesuatu kita jadi tidak kaget apa yang akan terjadi nanti, yang ketiga “ojo gumunan” jangan gampang heran.

Begitulah langkah politik yang dilakukan Pak Jokowi membuat beliau hari ini mempunyai Aprovel Rating sebagai Presiden yang tertinggi dalam sejarah. Karena ketika beliau di hajar sama elit dalam beberapa aspek beliau langsung merapat ke grassroots. Tetapi kalau beliau melakukan sesuatu yang dibenci grassroots ya elitnya yang harus dibaik-baikin. Ilmu politik kan cuma begitu aja dan beliau memainkan orkestrasi itu dengan canggih dan lihai.

Pak Jokowi 5 (lima) kali ikut pemilu di Era Reformasi, 2 kali walikota, 1 kali Gubernur, 2 kali Presiden menang semua. Jadi Presiden periode kedua, merangkul rivalnya masuk kabinet dan menjadikan kekuatan oposisi hampir tak ada artinya. Suka gak suka, beliau ini win rate nya 100% sejak jadi walikota, bahkan jadi mastermind pun masih juga menang. Ibaratnya ikut jalur SNMPTN lulus, jalur SBMPTN lulus, ikut tes STAN lulus, daftar lagi SBMPTN tahun depannya lulus lagi.

Harus diakui bahwa Pak Jokowi adalah king maker yang overpower. Kemenangan 02 memang karena disokong oleh jokowi, andai kata bukan Jokowi yang di belakangnya, Prabowo akan sangat kesulitan untuk menang, bahkan saya pesimis jika dia akan menang.

Jokowi adalah Guru Besar Politik di Indonesia yang sesungguhnya. Jokowi adalah politisi paripurna. Dia akan jadi legenda di perpolitikan tanah air. Kenapa? karena langkah-langkah politik nya yang tidak pernah tertebak.

Politisi hebat adalah politisi yang bisa menyembunyikan langkah-langkah politiknya. Langkahnya harus tersembunyi karena jika diketahui lawan politiknya dengan seketika bisa melakukan counter manuver  dan antisipasi.

Di tahun 2024, Pak Jokowi kini dalam peradilan spekulasi, analisa, dan hinaan. Saat ini tidak hanya dari lawan politik nya, tapi mungkin juga kawan nya. Namun, seperti biasa, Jokowi bisa  keluar sebagai pemenang dan kita semua dibuat terkaget-kaget.

Kenapa kita selalu salah menebak? Siapa konsultan politik Pak Jokowi? Apakah Pak Jokowi memikirkan semua ini sendiri?

Saya tidak tahu, tapi yang saya tahu pasti adalah Jokowi selalu memenangkan pertarungan, bahkan pertarungan yang mustahil dimenangkan karena Pak Jokowi mampu melakukan selancar politik pada gelombang yang tepat dan Jokowi memiliki alat pengukur gelombangnya. jatengdaily.com-she

Penulis adalah pengamat sosial tinggal di Kota Semarang.

 

Written by Jatengdaily.com

Cerita Belanja: Cermin Kesejahteraan Kabupaten Tegal dalam Perspektif Konsumsi

Bahas Layanan Kesehatan, Komisi E Perkuat Data di BBTKLPP Yogyakarta