By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kericuhan Terjadi di Semarang pada Demo Tolak Revisi UU Pilkada
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kericuhan Terjadi di Semarang pada Demo Tolak Revisi UU Pilkada

Last updated: 22 Agustus 2024 17:23 17:23
Jatengdaily.com
Published: 22 Agustus 2024 17:23
Share
Massa mendorong gerbang DPRD Jateng dalam aksi menolak pengesahan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Foto: adri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Kericuhan terjadi pada unjuk rasa di Kota Semarang, dalam menentang revisi UU Pilkada, pada Kamis (22/8/2024). Massa mahasiswa dan polisi terlibat saling dorong dan saling halau.

Saling dorong terjadi di gerbang Gedung DPRD Jawa Tengah. Kericuhan terjadi, polisi sampai menembakkan gas air mata.

Gas air mata yang dilepas membuat mahasiswa mundur dari Taman Indonesia Raya menuju ke Jalan Pahlawan. Para pendemo pun berlarian ke arah bundaran air mancur.

Beberapa mahasiswa tampak terjatuh karena menabrak pembatas jalan di Jalan Pahlawan. Seorang mahasiswi bahkan sampai pingsan. Dia langsung diangkat teman-temannya, “Dibawa ke kampus Undip,” kata seorang mahasiswa.

Mahasiswa yang mundur memilih bertahan di Jalan Imam Bardjo, depan kampus Universitas Diponegoro (Undip). Sejumlah polisi bersepeda motor sempat mencoba merangsek ke lokasi itu. Namun, mahasiswa melakukan perlawanan.

Polisi yang kalah jumlah memilih mundur. Mereka berkumpul di depan Gedung DPRD Semarang, yang jaraknya sekitar 200 meter dari lokasi konsentrasi mahasiswa.

Mahasiswa yang berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jateng ini merupakan gabungan dari mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Semarang, seperti Undip, Universitas Negeri Semarang, UIN Semarang, dan lainnya.

Demo mahasiswa ini sebagai reaksi penolakan atas upaya DPR mencoba mengakali putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menurunkan ambang batas pencalonan calon kepala daerah serta menetapkan usia minimal calon kepala daerah. DPR langsung menggelar sidang kilat untuk meloloskan revisi UU Pilkada yang bertentangan dengan putusan MK. adri-she

You Might Also Like

Pemerintah Bahas Persiapan Haji 1446 H, Akhir April 2025 Jemaah Tiba di Arab
Pendidikan Tertib Berlalulintas di CFD, dengan Sasaran Anak-anak
Ratusan Orang dari Partai Buruh Demo Tolak Omnibus Law
Melly Goeslaw Katakan Cinta untuk Soundtrack Film Habibie & Ainun 3
Lawan Jepang, Penampilan Heroik Livakovic Loloskan Kroasia ke Perempat Final
TAGGED:Kericuhan Terjadi di Semarang pada Demo Tolak Revisi UU Pilkada
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?