By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Lomba Foto Curug Kedung Kudhu Pudakpayung, Libatkan Model Semarang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsWisata

Lomba Foto Curug Kedung Kudhu Pudakpayung, Libatkan Model Semarang

Last updated: 8 Oktober 2024 09:16 09:16
Jatengdaily.com
Published: 8 Oktober 2024 09:16
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Lomba foto objek wisata Curug Kedung Kudhu, Jembatan Dung Kopyah dan Ondorante serta penanaman pohon akan digelar pada 19 Oktober 2024. Lomba yang terbuka untuk umum menyediakan hadiah sebesar Rp 9 juta.

Ketua Desa Wisata Pudakpayung, selaku Ketua Panitia Penyelenggara, Muhammad menyatakan, lomba foto ini terselenggara atas kerja sama Kecamatan Banyumanik, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang (Disbudpar), Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kota Semarang serta komunitas fotografi Semarang.

Komunitas yang antusias bergabung adalah Komunitas Fotografer Semarang (KFS), Komunitas Fotografer Kota Lama Semarang, Komunitas Diajeng Semarang (KDS), Komunitas Denok Kenang Semarang serta Karang Taruna Kota Semarang.

Untuk menambah hidupnya hasil jepretan peserta lomba, disiapkan model Semarang, baik yang tergabung dalam Komunitas Denok Kenang maupun Komunitas Diajeng. “Dipastikan suasana akan hidup dan meriah, ” tambah Muhammad.

Untuk pendaftaran peserta dibuka mulai 12 Oktober hingga 19 Oktober 2024. Pengiriman hasil karya 22 Oktober dan pengumuman juara lomba 2 November 2024.

Digelarnya lomba foto ini dikatakan Muhammad, terkait dengan banyaknya objek wisata di Pudakpayung yang belum tergali, baik objek wisata alam, edukasi maupun religi.

Sebelum memasuki kawasan Curug Kedung Kudhu, ada vihara yang selalu dikunjungi biksu dari Thailand, yg memiliki nilai sejarah tinggi, yakni Vihara Shimma 2500 Buddha Jayanti.

Masih di kawasan tersebut, wisatawan bisa berwisata berkuda, belajar musik kolintang maupun belajar gamelan.

Sedangkan objek lainnya, ada Vihara Buddha Gaya Watugong, Masjid Al Aliy, kampung kuliner dan bank sampah.
Semangat semua pihak dan warga untuk mewujudkan Pudakpayung menjadi destinasi wisata sangat luar biasa. Bu Lurah Pamirah mencoba membuat dan melengkapi objek wisata tersebut dengan sajian kuliner tradisional khas Pudakpayung, yakni Sego Berkat ( sejahterakan wargo dengan peran serta masyarakat).

“Apabila wisatawan sudah mengalir, maka kesejahteraan warga akan terwujud, ” kata Muhammad.

Untuk suksesnya lomba fotografi ini, dipersilahkan semua komunitas fotografi, jurnalis foto serta peminat fotografi untuk mengikuti kegiatan ini. st

 

You Might Also Like

Perjalanan Aglomerasi Semarang Raya Masih Diperbolehkan
Penyandang Disabilitas Juga Bisa Daftar Perwira dan Bintara Polri, Pendaftaran Mulai 26 Januari 2024
Dukun Cabul Pelaku Asusila di Jepara Diringkus Polisi
Nataru, Daop 4 Operasikan Tiga Kereta Api Tambahan Keberangkatan Awal
KPU Jateng Gelar Sosialisasi Tahapan Kampanye dan Dana Kampanye
TAGGED:Libatkan Model SemarangLomba Foto Curug Kedung Kudhu Pudakpayung
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?