By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Longsor di Tambang Ilegal Kabupaten Solok, 12 Meninggal Dunia
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Longsor di Tambang Ilegal Kabupaten Solok, 12 Meninggal Dunia

Last updated: 29 September 2024 10:10 10:10
Jatengdaily.com
Published: 29 September 2024 10:10
Share
Tanah longsor di kawasan tambang ilegal di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatra Barat. Foto: dok. BNPB
SHARE

SOLOK (Jatengdaily.com)- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memantau perkembangan situasi tanah longsor yang terjadi di kawasan tambang ilegal di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatra Barat. Tercatat total 12 orang meninggal dunia, dua orang masih dalam pencarian, dan 11 orang selamat, hingga Sabtu (28/9/2024).

“Sebelumnya, sempat dilaporkan ada 15 korban jiwa, namun setelah verifikasi ulang, jumlah tersebut dikoreksi. Kesalahan komunikasi terjadi akibat sulitnya jaringan di lokasi kejadian yang merupakan area blank spot, sehingga informasi awal yang diterima tidak sepenuhnya akurat,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui keteranganya, Minggu (29/9/2024).

Lokasi kejadian berada di Kecamatan Hiliran Gumanti, tepatnya di Nagari Sungai Abu. Kawasan ini dikenal sebagai area tambang ilegal, tempat diperkirakan 25 orang yang terdampak sedang bekerja ketika longsor terjadi.

Daftar korban meninggal dunia adalah sebagai berikut:

1. Safrul Jamil (36 tahun, L, Talang Timur)

2. Dasriwandi (47 tahun, L, Talang Barat)

3. Doris Purba Ananda (30 tahun, L, Panasahan)

4. Yedrimen (44 tahun, L, Talang Barat)

5. Yusrizal (44 tahun, L, Taratak Dama)

6. Ilham (25 tahun, L, Panasahan)

7. Zil (37 tahun, L, Solok Selatan)

8. Indra (18 tahun, L, Solok Selatan)

9. Gusri Ramadansyah (44 tahun, L, Pansahan)

10. Ambra (29 tahun, L, Surian)

11. Zakir (26 tahun, L, Taratak Batu Salimpek)

12. Herma Doni (36 tahun, L, Padang Aro, Solok Selatan)

Proses identifikasi korban dilakukan oleh tim gabungan yang bekerja sama dengan BPBD, Basarnas, dan pihak terkait lainnya.

Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Solok, Basarnas, TNI, Polri, PMI, serta masyarakat setempat.

Total lebih dari 100 personel terlibat dalam operasi ini. Kendala utama yang dihadapi adalah medan yang sulit diakses, membutuhkan waktu tempuh sekitar 4-6 jam dengan berjalan kaki, serta tidak adanya jaringan komunikasi di lokasi kejadian.

Koordinasi intensif terus dilakukan antara BPBD Kabupaten Solok dengan berbagai pihak terkait, termasuk Basarnas dan TNI/Polri, untuk memastikan proses pencarian dan evakuasi dapat berjalan lancar. Pihak BPBD dan relawan juga telah bergerak untuk memberikan dukungan logistik bagi tim SAR di lapangan.

BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem dan potensi bencana lainnya di kawasan rawan longsor. Hentikan seluruh aktifitas penambangan ilegal yang sangat beresiko terhadap keselamatan.

Peristiwa longsor tambang ilegal tidak hanya terjadi kali ini dan di tempat ini saja. Penegakan hukum harus dipertegas agar tidak terjadi lagi kejadian serupa di masa depan. She

You Might Also Like

Wardah Beauty Semarang Mensupport Pertemuan Konsultasi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Jateng
One Way Diberlakukan, Arus Pantura Lancar
Dibuka Menag, Semarakkan Pospenas, Istri Menag Disambut Meriah di Bandara Solo
Demak Angkat 2.421 PPPK Paruh Waktu, Bupati Eisti’anah: Momentum Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik
Jemaah Haji Yang Meninggal Didominasi Karena Penyakit Jantung
TAGGED:Longsor solok
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?