By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Lulusan SV Undip Raih Beasiswa S3 di Pukyong National University dan Chulalongkorn University
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Lulusan SV Undip Raih Beasiswa S3 di Pukyong National University dan Chulalongkorn University

Last updated: 17 April 2024 17:17 17:17
Jatengdaily.com
Published: 17 April 2024 17:17
Share
Yusuf dan Ayuni. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)-Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro (Undip), telah menginisiasi konsep pembelajaran OB TVET (Prinsip, Infrastruktur dan Suprastruktur), guna menyiapkan lulusan perform sesuai kebutuhan industri milenial.

Sistem pembelajaran vokasional yang dikembangkan fokus pada Outcome Based Education (OBE) yang termodifikasi Dual System dan terintegrasi Digitalisasi Teaching Factory (TEFA) untuk menyongsong pembelajaran Cybergogy, yaitu aktif mentautkan kreativitas melalui web 4.0, berkomunikasi, berkolaborasi dalam Cyber, self regulated, ownership, generative, Inspirator, dan manusia bermakna.

Dilansir dari laman resmi vokasiundip, pada Selasa (16/4/2024), Ketua Program Studi, Mohamad Endy Julianto, S.T., M.T, mengatakan, lulusan TRKI sebagian besar terserap di industri, sebagian melanjutkan ke jenjang S2, S3, dan berwirausaha. Alumni yang melanjutkan S2 dan S3 sebagian besar ke Luar Negeri, seperti Inggris, Jepang, Korea, Thailand dan Taiwan.

Qurrotun A’yuni Khoirun Nisa’ biasa dipanggil Ayuni saat ini sedang menempuh kuliah program integrated master doctoral degree di Pukyong National University, Korea Selatan dengan jurusan polymer engineering, sedangkan Yusuf Arya melanjutkan studi Doktoral di Faculty of Engineering, Chulalongkorn University, Thailand.

Ayuni mengatakan, pencapaian ini tidak terlepas dari bimbingan dan dorongan berharga dari berbagai pihak. Tentunya bimbingan para dosen yang penuh dedikasi dan dukungan moral dari teman-teman seperjuangan menjadi pilar-pilar utama capaian ini. Semua pengalaman dan pelajaran yang saya terima tidak hanya membentuk akademis saya, tetapi juga membentuk karakter saya sebagai individu yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Ayuni mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa mengenyam kuliah di Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri Sekolah Vokasi UNDIP. Sistem pembelajaran TRKI yang menerapkan Dual System yang terintegrasi dengan Teaching Factory, merupakan salah satu pilar sehingga bisa diterima studi lanjut S2 dan S3. Hal ini disampaikan bahwa pembelajaran replikasi praktek di miniplant maupun replikasi praktek melalui penelitian-penelitian dosen-dosen menjadikan bekal keterampilan dan kompetensi yang dimiliki lebih dari cukup untuk belajar ke Luar Negeri. Melalui pengalaman ini, saya berharap dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap penelitian dan inovasi di tingkat global. Tentu saja ini semua tidak akan tercapai tanpa bantuan dosen, tendik, teman-teman, dan pihak universitas yang telah mendukung saya selama perjalanan ini.

Sementara itu, Yusuf Arya, yang kerap disapa Arya menuturkan bahwa berbekal kapabilitas dalam penelitian, menguasai penggunaan alat di laboratorium dan pilot-plant, serta publikasi artikel ilmiah, memberikan kesempatan menempuh studi magister di luar negeri yang dimulai pada 2022 silam dengan beasiswa penuh yaitu Excellent Foreign Student (EFS) oleh Sirindhorn International Institute of Technology (SIIT), Thammasat University, Thailand.

Selama studi magister, saya terlibat dalam lingkungan akademik yang lebih intensif, di mana ekspektasi terhadap penelitian dan karya ilmiah memiliki standar yang lebih tinggi. Berbagai mata kuliah, proyek penelitian, dan keterlibatan dalam diskusi telah secara substansial memperluas pengetahuan saya. Hal ini mengingatkan saya akan peran penting rekayasa dan teknologi dalam konteks keberlanjutan selama studi di TRKI Vokasi Undip, terang Arya.

Arya juga menambahkan bahwa dalam proses penelitian, terlibat dalam eksperimen yang lebih kompleks, menganalisis dan memvisualisasikan data yang lebih mendalam, serta harus menghadapi tantangan metodologis yang lebih rumit. Lebih dari itu, suasana akademik yang intensif ketika di Program Studi TRKI mendorong saya untuk terus berinovasi dan berkreasi. Metode pembelajaran di Program Studi TRKI yang mereplikasi praktek menerapkan merdeka belajar seperti kegiatan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dosen dan tendik.

Metode pembelajaran mata kuliah berbasis TEFA, pelaksanaannya langsung di TEFA dan mahasiswa mereplikasi praktek di miniplant untuk meningkatkan Skill. Oleh karenanya pilar-pilar tersebut yang mengantarkan ke jenjang pendidikan Doktoral di Faculty of Engineering, Chulalongkorn University, Thailand dengan mendapatkan beasiswa C2F PhD (Funding for high-efficiency Ph.D. candidates under the Second Century Fund), tutup Arya. she

You Might Also Like

1.692 Mahasiswa KKN USM Diterjunkan di Tujuh Kecamatan
Cek Kemampuan Bahasa Inggris Mahasiswa, ITB Semarang Gelar Tes Toefl
Dr Supari: Lulusan USM Harus Profesional dan Berjiwa Keindonesiaan
USM Buka Klinik 24 Jam, Mahasiswa Gratis Ranap Inap
Prof Kiryanto, Guru Besar Unissula Dikukuhkan Hari Ini
TAGGED:Lulusan SV Undip Raih Beasiswa S3sekolah vokasi UNDIP
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?