By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Memasuki Kemarau, Warga Kabupaten Semarang Diminta Waspada Bencana
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Memasuki Kemarau, Warga Kabupaten Semarang Diminta Waspada Bencana

Last updated: 1 Juli 2024 06:53 06:53
Jatengdaily.com
Published: 1 Juli 2024 08:00
Share
Ilustrasi kekeringan. Foto: yanuar
SHARE

UNGARAN (Jatengdaily.com) – Warga Kabupaten Semarang diingatkan untuk terus waspada, terhadap ancaman bencana alam di lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Hal itu disampaikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha, pada penyerahan bantuan sosial bagi korban bencana di pendapa rumah dinas bupati setempat, baru-baru ini.

Menurutnya, meskipun diperkirakan telah memasuki musim kemarau, namun ternyata masih ada hujan turun di beberapa wilayah, yang mengakibatkan terjadi bencana angin ribut dan tanah longsor.

Terkait bantuan kepada korban bencana, bupati menyampaikan, bantuan yang diberikan berupa uang tunai dari APBD, sesuai peraturan yang berlaku.

“Saya turut prihatin. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban bapak dan ibu sekalian,” katanya dilansir dari laman humas Prov Jateng Senin (1/7/2024).

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro menjelaskan, bantuan tahap II pada 2024 diberikan kepada 20 orang korban bencana. Selain korban bencana alam seperti angin ribut dan tanah longsor, bantuan juga diberikan kepada korban kebakaran, yang jumlahnya mencapai hampir separuh dari total penerima.

Untuk itu, Alex mengimbau warga untuk berhati-hati saat memanfaatkan api untuk kebutuhan sehari-hari.

“Jangan lengah. Pastikan api benar -benar telah padam usai aktivitas,” tegasnya.

Penerima bantuan, warga Dusun Brangkongan Kidul Desa Ujung-ujung, Pabelan, Jamsudi (67) tak henti-hentinya mengucap syukur, karena seluruh anggota keluarganya selamat dari bencana angin ribut. Diceritakan, waktu kejadian Februari lalu, mereka sekeluarga, termasuk dua cucu pas sedang tidak di dalam rumah.

“Hancur total rumah saya. Terima kasih, bantuan ini untuk memperbaiki rumah,” tuturnya.

Sebagai informasi, sebanyak tujuh korban menerima bantuan uang tunai Rp10 juta karena tempat tinggalnya rusak berat akibat bencana. Selain itu, lima warga yang rumahnya rusak sedang, menerima Rp5 juta. Sedangkan delapan lainnya yang mengalami rusak ringan menerima Rp3 juta. she

You Might Also Like

Sebanyak 242 Kepala Desa di Demak Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan Dua Tahun
Final Piala Dunia U17 Tinggal 100 Hari Lagi, Persiapan Dikebut
Pemerintah Perpanjang PPKM hingga Dua Pekan Mendatang
Pelaksanaan Program FIND4S Indonesia Dinilai Sudah Sangat Baik
KAI Wisata Hadirkan Mudik Mewah dengan Diskon Harga Spesial
TAGGED:Memasuki KemarauWarga Kabupaten Semarang Diminta Waspada Bencana
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?