in

Sebanyak 242 Kepala Desa di Demak Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan Dua Tahun

Bupati Demak dr Hj Eisti'anah SE berfoto bersama dengan kades yang menerima perpanjangan masa jabatan. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com) – Sebanyak 242 kepala desa (kades) di Kabupaten Demak menerima SK Bupati tentang perpanjangan masa jabatan, Senin (03/06/2024). Perpanjangan masa jabatan dari enam tahun menjadi delapan tahun itu mendasar pada UU Nomor 3 tahun 2024 tentang Desa.

Penyerahan SK perpanjangan masa jabatan kades selama dua tahun itu berlangsung di Pendapa Satya Bhakti Praja oleh Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE. Turut hadir mendampingi Wabup KH Ali Makhsun MSi, dan Sekda H Akhmad Sugiharto ST MT. Serta turut menyaksikan jajaran Forkompimda Kabupaten Demak.

Sesuai amanat UU Desa yang terbaru tersebut, kades yang telah menjabat perpanjangan masa jabatan delapan tahun dapat dipilih lagi paling banyak dua kali masa jabatan secara berturut. Kepada 242 kades yang telah diperpanjang masa jabatannya, bupati menginstruksikan agar segera meningkatkan kinerja dan dedikasi membangun desa dan mensejahterakan rakyat.

“Perpanjangan masa jabatan kades ini sesuai dengan amanat UU Desa. Sudah saya penuhi ya janji saya. Giliran panjenengan (kades) semua melanjutkan tugas dan tanggungjawab lebih baik, mengabdi pada masyarakat dan membangun desa sesuai aturan perundangan yang berlaku,” kata bupati, didampingi Kepala Dinpermasdes P2KB Kabupaten Demak H Taufik Rifai MSi.

Tak lupa Bupati mengingatkan agar kades selalu meningkatkan sinergitas dan menyesuaikan visi misi pemda serta pemerintah pusat sehingga tujuan pembangunan sama. Termasuk menghimbau masyarakat tertib membayar PBB P2.

“Silahkan segera memperbaiki layanan pada masyarakat dan semakin meningkatkan kualitas kerja. Prioritas pada pembangunan desa dan tingkatkan PADes. Jangan lupa transparan dan akuntabel dalam melaksanakan APBDes berikut penyusunan laporan keuangan,” lanjut bupati.

Sebab pemda akan memberikan reward atau penghargaan kepada desa yang kinerjanya bagus berupa Dana Insentif Desa (DIDes). Termasuk mendukung program pemerintah dalam penurunan angka stunting, yang tahun ini berhasil turun di angka 9,5 persen. Prevalensi terendah se-Jawa Tengah. rie-she

Written by Jatengdaily.com

Mucikari Penyedia Terapis Pijat Plus-plus Diamankan Polisi

Marselino Fokus Jelang Laga Indonesia versus Irak dan Filipina