By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: PBSI Unissula Seminarkan Tantangan Bahasa Indonesia di Era Digital
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

PBSI Unissula Seminarkan Tantangan Bahasa Indonesia di Era Digital

Last updated: 31 Mei 2024 16:42 16:42
Jatengdaily.com
Published: 31 Mei 2024 16:42
Share
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Unissula bekerjasama dengan Prodi PBSI Universitas Lampung mengadakan Seminar Nasional. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Unissula bekerjasama dengan Prodi PBSI Universitas Lampung mengadakan Seminar Nasional. Tema yang diangkat problematika bahasa dan sastra Indonesia di era digital.

Acara yang dilaksanakan Kamis (30/5/2024) tersebut dihadiri 300 peserta yang terdiri atas akademisi, praktisi, mahasiswa, serta pemerhati bahasa dan sastra dari berbagai provinsi di Indonesia. Tema yang diangkat dalam seminar kali ini sangat relevan dengan perkembangan zaman, di mana era digital membawa berbagai tantangan dan peluang bagi bahasa dan sastra Indonesia. Seminar ini membahas bagaimana bahasa dan sastra kita berkembang, menghadapi tantangan, dan beradaptasi di tengah arus digitalisasi yang semakin pesat.

Hadir sebagai narasumber Prof Dr Kunjana Rahardi MHum. Pakar linguistik dari Universitas Sanata Dharma itu dalam sambutannya menyampaikan bahwa ketika teknologi bergeser, secara otomatis bahasa juga akan ikut bergeser. Dengan demikian kita harus mengikuti perkembangan tersebut supaya kita tidak ketinggalan dan tetap bisa mengikuti perkembangan bahasa-bahasa baru.

Narasumber lainnya Dr Turahmat SH SPd MPd pakar pembelajaran sastra dari Unissula itu menyampaikan sisi positif dalam pembelajaran sastra digital. Membantu mempermudah ketika penulis akan menyalurkan bakat atau kreativitas sastra.

Narasumber ketiga Dr I Wayan Ardi Sumarta MPd dari Universitas Lampung mengungkapkan bahwa orang dikatakan pandai berbahasa ketika orang tersebut menguasai estetika kata dan berbahasa supaya tidak menimbulkan multi tafsir.

“Seminar ini sangat bermanfaat, saya mendapatkan banyak wawasan baru tentang bagaimana kita bisa menjaga keutuhan bahasa dan sastra Indonesia di tengah gempuran teknologi digital,” kata Debby, seorang mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut. she

You Might Also Like

Lulusan STIEPARI Go Internasional ke Jerman
Solusi Atasi Limbah Plastik lewat Pengembangan Bahan Bakar Cair Berbasis IoT
Himalika USM Gelar Comback 2023
FH Unissula Lepas 19 Mahasiswa ke University of Wollongong Malaysia
Apoteker Unissula Implementasikan Student Exchange di Universitas Kebangsaan Malaysia
TAGGED:PBSI Unissula
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?