in

PKH Sayung Rakor Bersama Camat Ngalap Berkah di Makam Kiai Syeh Mudzakir

Peserta rakor PKH Kecamatan Sayung berfoto bersama usai ziarah di makam Kiai Syekh Mudzakir. Foto: sari

DEMAK (Jatengdaily.com)- Ada yang beda dengan rakor Program Keluarga Harapan (PKH) kecamatan Sayung Kabupaten Demak bulan Maret 2024 ini. Berharap (ngalap) berkah Waliullah, rakor bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Sayung kali ini dilaksanakan sembari ziarah di makam Kiai Syekh Mudzakir.

Menumpang perahu tradisional, peserta rakor menyeberangi muara Morosari Desa Bedono Sayung, menuju kawasan cikal bakal sekaligus ulama yang memiliki pengaruh besar di pesisir Demak itu disemayamkan.

Koordinator PKH Kabupaten Demak, Musyafak menuturkan, rakor yang dirangkai dengan kegiatan ziarah wali itu sebagai bentuk penghormatan dan pengenalan budaya lokal. “Sekaligus ngalap atau berharap berkah Beliau Waliullah, agar PKH di Kabupaten Demak benar-benar mampu memberdayakan keluarga penerima manfaat khususnya, dan berujung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Demak pada umumnya,” ujarnya, Kamis (07/03/2024).

Hal senada disampaikan Koordinator PKH Kecamatan Sayung, Agus Romli menambahkan, ziarah ke makam Syekh Mudzakir dan menyisir sungai menggunakan perahu ke Dukuh Senik dan Morosari Desa Bedono adalah cara untuk mengenalkan serta melestarikan budaya lokal kepada para peserta PKH. “Ini adalah cara untuk mengenalkan dan melestarikan budaya lokal kepada para peserta PKH,” tuturnya.

Diharapkan agar PKH dapat mengambil hikmah dan teladan dari Kiai Syekh Abdullah Mudzakir, yang dikenal sebagai sosok yang zuhud dan dianggap keramat. Terlihat dari makam berusia puluhan tahun yang tetap utuh tidak terkikis erosi, meski diterjang pasang surut air laut. Bahkan karenanya sebagian masyarakat percaya, makam itu mengapung dan tidak akan pernah tenggelam walau pasang air laut tinggi.

“Beliau adalah ulama yang sangat dihormati dan dicintai oleh masyarakat pesisir. Semasa hidupnya beliau melakukan syiar di wilayah pesisir dan sangat berjasa dalam pembangunan akhlak warga setempat, baik dalam ilmu agama maupun tradisi yang diajarkan. Semoga kita bisa meneladani beliau dan mendapatkan berkah dari beliau,” ujarnya.

Sementara rakor membahas berbagai isu dan program pemerintahan yang berkaitan dengan PKH. Seperti bisnis proses, kebijakan, dan alokasi dana.

Lebih lanjut dijelaskan, PKH memiliki berbagai program yang dapat membantu peserta PKH menjadi lebih mandiri dan berdikari. Antara lain program kelompok usaha bersama (Kube) PKE, bantuan Pena, dan masih banyak lagi.

“Tahun ini PKH Kabupaten Demak mendapatkan alokasi 46 kube PKE. Khususnya wilayah Kecamatan Sayung mendapat tujuh kube. Di samping juga KPM berdikari lewat bantuan Pena, agar KPM PKH semakin sejahtera,” ujarnya.

Di sisi lain, Camat Sayung Sukarman yang diwakili Seksi Kesra Saean mengapresiasi kegiatan bernuansa religi tersebut. “Kami mendukung kegiatan ini, yang diselenggarakan dengan pola berbeda. Semoga berkah tempat yang baik ini, yakni makam Kiai Syekh Mudzakir yang juga Waliullah, kedepan bisa membawa keberkahan bagi kita semua. Pun PKH berjalan lebih baik lagi,” pungkasnya. rie-she

Written by Jatengdaily.com

RUPST Bank Mandiri Sepakat Tebar Dividen Rp 33,03 triliun

Tiket Kereta Api Tambahan Mudik Lebaran Sudah Bisa Dipesan, Ini Jadwalnya