By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Serap Aspirasi Pekerja Seni dan UMKM, Samuel Wattimena Berbagi Strategi dan Tips Marketing
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Serap Aspirasi Pekerja Seni dan UMKM, Samuel Wattimena Berbagi Strategi dan Tips Marketing

Last updated: 3 Desember 2024 21:11 21:11
Jatengdaily.com
Published: 3 Desember 2024 21:06
Share
Samuel Wattimena saat berpose di salah satu stan Dekranasda Semarang Festival 2024. Ketika berdialog dengan Reza, pentolan Komunitas Tari Bawika. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) –  Hadir memenuhi undangan di acara Dekranasda Semarang Festival 2024 di Gedung Borsumy, Kota Semarang, 28-30 November 2024 lalu, dimanfaatkan anggota DPR RI Komisi VII Samuel JD Wattimena untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan pegiat seni, entertainer, model, bahkan pelaku UMKM yang berpameran.

Acara expo UMKM Dekranasda di Kota Lama itu sendiri, terbagi menjadi empat zona, yaitu Fashion, Craft, Pelayanan Publik, dan Kuliner.

Kepada mereka, sesekali desainer kondang menyerap apa sebenarnya kendala yang dihadapi, khususnya soal jejaring. Prinsipnya, Samuel siap diajak berkolaborasi dalam improvement pengembangan karier.

Menurut Samuel, pertemuan dengan pelaku seni dan enternainer semata-mata untuk menyamakan persepsi. Mereka adalah para ahli di bidangnya. Salah satu yang ditemui Samuel adalah, Direktur Bawika Semarang of Enthusiast Mukhlis Reza Sukmana.

Bawika adalah komunitas penari tradisional yang pyur berkesenian untuk pelestarian. Setiap manggung ke luar negeri, orientasinya lebih pada misi budaya dan mengenalkan tarian nusantara.

‘’Para pegiat seni di Semarang rata-rata punya jam terbang tinggi. Nah, saya hanya mencoba, langkah berikutnya apa ya? Ayo kita kolaborasikan. Misalnya, Mas Reza dengana anggota komunitasnya rata-rata anak-anak kampung tapi gigih menjadi penari. Kami banyak diskusi tentang jejaring, dan upaya mempromosikan,’’ katanya.

Dia juga mengaku mengundang anak-anak SMK., mahasiswa dan guru-guru di Semarang untuk datang ke Expo UMKM ini. Harapannya, dirinya bisa membuka wawasan mereka, ke depannya seperti apa.

‘’Kalau saya tak bantu mengarahkan, mereka hanya datang, lihat, lalu pulang. Nggak terstimulasi. Anak-anak SMK yang datang, saya bukan pikiran, bahwa apa yang ada di sekitar kamu sangat berguna buat kamu. Sederhana saja,’’ tambah mantan staf khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini.

Jejaring Terbatas
Terkait Expo UMKM Dekranasda di Kota Lama ini pihaknya mengapresiasi langkah Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. Meskipun demikian, dia melihat banyak sisi yang perlu dioptimalkan. Misalnya, produk-produk UMKM yang dipamerkan kuantitasnya sangat terbatas.

‘’Yang dipamerkan di sini, baru nol koma sekian persen dari jumlah produk yang masuk ekonomi kreatif. Kenapa sedikit, karena jejaringnya masih terbatas. Selain itu, dalam display pameran, saya juga memberikan masukan ke EO dan pemkot, barcode-nya mana. Itu penting. Misalnya, saya pengin tahu tentang kacamata kayu, saya harus tanya ke siapa? Saya mau jual ke Ambon, ke Maluku kontaknya siapa? Ada banyak ecoprint di sini, harganya berapa? Beli 100 potong bisa nggak? Tapi tanpa barcode, pengunjung akan kesulitan menggali informasi lebih jauh,’’ tandasnya.

Dia juga membagi tipsnya agar pameran berhasil menjaring pengunjung. Salah satu hal yang sederhana, kata dia, setiap anggota EO tergerak menginformasi kegiatan ke minimal 10 teman lainnya. Semoga pemicu untuk datang, mungkin dibuatkan lomba-lomba bikin konten yang pemenangnya langsung diumumkan.

Sementara itu, Reza dari komunitas tari Bawika mengakui pertemuannya dengan Samuel Wattimena untuk menyampaikan aspirasi agar bisa berkolaborasi, mengingat legislator tersebut merupakan tokoh nasional yang memiliki jaringan luas.

‘’Saya banyak bercerita dan menyampaikan aspirasi. Harapannya kami, para penari bisa punya kesempatan lagi tampil di festival yang dulu pernah kami ikuti. Bisa tampil di luar negeri adalah sesuatu banget bagi adik-adik penari,’’ tandasnya. st

You Might Also Like

Pembangunan Pasar Glendoh di Kabupaten Grobogan Ditarget Selesai Juli 2024
Lepas Keberangkatan Bus Mudik Gratis, Ini Pesan Wali Kota Semarang
Tahun 2023 Tenaga Honorer Dihapus, Pemerintah Beri Kesempatan Mereka Tes CPNS dan PPPK
Pacu Kontribusi Perekonomian, BUMN Lanjutkan Transformasi
Solusi Mendaftar QR Code Pertalite, Pertamina Sediakan Meja Bantuan di SPBU dan PCC 135
TAGGED:Berbagi Strategi dan Tips MarketingSamuel WattimenaSerap Aspirasi Pekerja Seni dan UMKM
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?