By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Staf Khusus Presiden Sebut Tuduhan Kepada Presiden Mengambil Alih Parpol Merupakan Pabrikasi Narasi Insinuatif
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Staf Khusus Presiden Sebut Tuduhan Kepada Presiden Mengambil Alih Parpol Merupakan Pabrikasi Narasi Insinuatif

Last updated: 16 Agustus 2024 08:51 08:51
Jatengdaily.com
Published: 16 Agustus 2024 08:51
Share
com) – Staf Khusus Presiden, Juri Ardiantoro. Foto:dok
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Staf Khusus Presiden, Juri Ardiantoro, menyoroti serangan dan tuduhan yang terus diarahkan kepada Presiden Joko Widodo. Mulai dari tudingan perpanjangan masa jabatan, mengubah konstitusi untuk bisa menjabat tiga periode, hingga mengambil alih partai politik yang beberapa hari terakhir ramai dibicarakan. Ia menilai beragam tuduhan tersebut tidak terbukti.

Baca Juga:Terima Bintang Mahaputera Utama, Gus Men Sebut Kehormatan untuk Kerukunan Indonesia

Juri menegaskan berbagai tuduhan kepada Presiden sama sekali tidak beralasan, terlebih saat ini Presiden sedang fokus menyelesaikan agenda-agenda penting pemerintahannya yang akan berakhir pada Oktober mendatang.

“Kita semua sudah mendengar, membaca, dan menyaksikan berkali-kali bagaimana Presiden membantah tuduhan-tuduhan tersebut. Presiden taat hukum, presiden taat konstitusi, dan Presiden fokus bekerja untuk kemajuan negara dan bangsa ini,” tegas Juri, di Jakarta, Kamis (15/8).

Menurut Juri, ada upaya rekayasa dan pabrikasi narasi insinuatif yang sistematis untuk menurunkan citra Presiden dan merusak tingkat kepercayaan masyarakat yang tetap tinggi terhadap kepemimpinan Jokowi.

“Saya menyebut ini upaya pabrikasi narasi insinuatif untuk men-downgrade Presiden dan terus-menerus berusaha merusak tingkat kepercayaan yang tetap tinggi di mata masyarakat. Pertanyaannya adalah, apa tujuan dari tindakan ini? Mengapa mereka tidak henti-hentinya melontarkan tuduhan-tuduhan tersebut?” ujarnya.

Meski demikian, Juri yang pernah menjadi Deputi Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Kantor Staf Presiden ini bersyukur masyarakat tetap memberikan kepercayaan kepada Presiden Jokowi untuk menyelesaikan masa jabatannya dengan baik. Ia juga berharap transisi dan keberlanjutan pemerintahan dapat berlangsung dengan lancar.

“Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak, terutama para elit, untuk tidak membangun opini, narasi, dan spekulasi-spekulasi politik yang dapat memperlemah kohesi sosial masyarakat kita,” tuturnya.St

You Might Also Like

Hadapi Musim Hujan, 550 Relawan Klaten Siaga Waspada Bencana
Hubungkan Jambi – Lampung, SIG Pasok Beton Siap Pakai untuk Pembangunan Tol Bayung Lencir – Tempino
MAJT Gelar Shalat Id, Jamaah Harus Taati Protokoler Kesehatan
KAI Hadirkan Tiket Promo ‘Satset’ Promo 78 Persen hingga Tarif Hanya 78 Ribu
Perbaikan Jalan Rusak di Sejumlah Provinsi Sudah Dimulai
TAGGED:Mengambil Alih Parpol Merupakan Pabrikasi Narasi InsinuatifSebut Tuduhan Kepada PresidenStaf Khusus Presiden
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?