By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Syawal Bulan Baik untuk Menikah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Syawal Bulan Baik untuk Menikah

Last updated: 19 April 2024 08:39 08:39
Jatengdaily.com
Published: 19 April 2024 12:30
Share
Menikah. Ilustrasi: pixabay.com
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Bagi yang sudah merencanakan untuk melangsungkan pernikahan, sebaiknya segera memantapkannya di bulan ini. Menikah di bulan Syawal adalah ajaran Rasulullah. Karena Nabi menikahi Sayyidah Aisyah dan Ummu Salamah di bulan Syawal.

Dalam artikel di NU Online yang ditulis oleh Ustadz Mahbib Khoiron diceritakan bahwa dahulu pada zaman jahiliyah, Syawal dianggap bulan sial atau pantangan untuk melangsungkan pernikahan.

“Bila ada sebagian orang yang menghindari bulan-bulan tertentu untuk menikah karena menilainya sebagai bulan sial, maka sejatinya fenomena yang sama juga pernah terjadi pada zaman jahiliyah. Orang-orang jahiliyah meyakini bahwa bulan Syawal adalah pantangan untuk menikah,” tulisnya dikutip NU Online, Jumat (19/4/2024).

Namun, Rasulullah menampik anggapan ini dengan justru menikahi Sayyidah Aisyah di bulan Syawal. Dalam riwayat yang lain, pernikahan Nabi dengan Ummu Salamah juga berlangsung di bulan Syawal.

Salah satu riwayat menyebutkan pernikahan Rasulullah di bulan Syawal sebagai berikut: “Sayyidah ‘Aisyah radliyallahu ‘anha berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menikahiku pada bulan Syawal dan mengadakan malam pertama pada bulan Syawal. Istri Rasulullah mana yang lebih bentuntung ketimbang diriku di sisi beliau?” (HR Muslim)

Ustadz Mahbib menjelaskan, pernyataan Sayyidah Aisyah tersebut ditujukan untuk menganulir keyakinan yang berkembang di masyarakat jahiliyah dan sikap mengada-ada di kalangan awam bahwa makruh menikah, menikahkan, atau berhubungan suami-istri di bulan Syawal.

Keterangan ini didasarkan dengan mengutip Imam Nawawi dalam Kitab al-Minhaj fi Syarhi Shahih Muslim. Bahkan menurut Imam Nawawi, hadits tersebut mengandung anjuran untuk menikahkah, menikahi, dan berhubungan suami-istri pada bulan Syawal. Para ulama syafi’iyah menjadikan hadits ini sebagai dalil terkait anjuran tersebut.

Dengan demikian, menurut Ustadz Mahbib, setidaknya ada dua pesan penting dari penjelasan Imam Nawawi di atas. Pertama, anggapan bulan Syawal atau bulan lainnya sebagai bulan sial tidak mendapat legitimasi dari ajaran Islam. Kedua, para ulama, khususnya dari kalangan madzhab Syafi’i, menganggap sunnah menikah, menikahkan, atau berhubungan intim yang halal pada bulan Syawal. she

You Might Also Like

Dana Pensiun Telkom Raih Predikat Terbaik di Ajang ESG Award 2024
Alumnus Perguruan Tinggi Dituntut Berperan Aktif Memperkokoh Persatuan Bangsa
Pelapor Politik Uang Diberi Hadiah Rp2,5 Juta
Pemesanan Tiket Kereta Api Lebaran Sudah Dimulai, KAI Daop 4 Semarang Beri Panduan Aman Ikut ‘War’
UNDIP Rekomendasi Modernisasi Raperda Pengembangan Balai Benih, Ternak & Perikanan Jateng
TAGGED:Syawal Bulan Baik untuk Menikah
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?