By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: TBC dan Polio Jadi Fenomena Gunung Es, Pemda Diminta Bentuk Satgas untuk Penanganannya
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

TBC dan Polio Jadi Fenomena Gunung Es, Pemda Diminta Bentuk Satgas untuk Penanganannya

Last updated: 16 Juli 2024 14:53 14:53
Jatengdaily.com
Published: 16 Juli 2024 14:52
Share
Ilustrasi PIN Polio. Foto: kemenkes
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Menteri Dalam Negeri (mendagri)  Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk membentuk tim atau satuan tugas (satgas) terkait penanganan tuberkulosis (TBC) dan polio

Sebab, kasus TBC dan polio menjadi fenomena gunung es dengan jumlah penderita yang cukup banyak.

“Menteri Kesehatan sudah menyampaikan, dan ini sudah rapat di tingkat Presiden, (terkait) dua masalah penyakit ini. Polio, banyak anak-anak kita yang cacat kakinya karena polio ini, dan (perhatian yang) sama dengan TBC,” tegas Mendagri Tito, dilansir dari laman tribratanews.polri.go.id, Selasa (16/7/2024).

Mendagri Tito mengungkapkan saat ini baru 144 Pemda yang menerbitkan Instruksi Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio dan SK Tim/Satgas/Pokja PIN Polio. Beberapa Pemda yang telah menerbitkannya di antaranya Provinsi Banten, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Sementara itu, untuk penanganan TBC, Pemda yang sudah melakukan rencana aksi baru sebagian dan masih terus dimonitor oleh Kemendagri.

“Atensi Bapak Menteri Kesehatan kemarin, yang paling penting sekali adalah di daerah Papua khususnya. Ini yang kerja baru Papua Tengah, Papua induk, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Barat, Papua Barat Daya belum membuat tim untuk polio ini,” ungkap Mendagri Tito.

Ia menjelaskan berbeda dengan kondisi COVID-19 yang saat itu belum diketahui vaksinnya, baik polio maupun TBC sudah tersedia vaksin dan obat-nya. Justru, yang menjadi tantangan saat ini adalah memperkuat vaksinasi dan mempercepat pengobatan bagi mereka yang sudah terlanjur sakit.

“Polio ini penyakit lama, vaksinnya ada, obat-nya juga ada sebetulnya, tapi kalau sudah sekali cacat tidak bisa, seumur hidup,” ujar Mendagri Tito. she

You Might Also Like

Make Over Selenggarakan Beauty Class untuk Karyawati Hotel Tentrem
Presiden Prabowo Instruksikan Pengecer Bisa Jual Lagi LPG 3 Kg, Harga akan Dipantau Biar Tak Mahal
Empat Tahun Berturut-turut, Bio Farma Kembali Raih Penghargaan Asia Sustainability Report Rating 2023
Jawa Tengah dan Norwegia Jajaki Kerja Sama Transisi Energi
Dosen Unsiq Wonosobo Heri Purwanto Raih Doktor dari PDIM FE Unissula
TAGGED:mendagriPemda Diminta Bentuk SatgasTBC dan Polio fenomena gunung es
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?