By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Terdampak Banjir Karanganyar, 1.970 Hektar Sawah Puso
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Terdampak Banjir Karanganyar, 1.970 Hektar Sawah Puso

Last updated: 27 Februari 2024 11:18 11:18
Jatengdaily.com
Published: 27 Februari 2024 11:18
Share
Bupati Demak dr Hj Eisti'anah SE saat pers rilis usai menyerahkan bantuan dari pemerintah pusat dan BNPB.Foto:dok
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Banjir bandang Karanganyar Kabupaten Demak dampak tanggul Sungai Wulan yang jebol di dua titik pada 8 Februari 2024 menyebabkan 1.970 hektar lahan sawah puso.

Dengan asumsi setiap hektar petani mampu menjual Rp 50 juta gabah kering panen, dapat diperkirakan kerugian material yang dialami petani wilayah Karanganyar, yang saat banjir melanda usia padinya rata-rata 10 hari menjelang panen.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Demak H Agus Herawan menuturkan, sejauh ini luasan lahan pertanian yang terkategori puso mencapai 1.970 hektar.

Tentunya banyak petani di wilayah Karanganyar dan sekitarnya merasa prihatin, karena kegagalan panen terjadi saat harga gabah sedang bagus-bagusnya.

“Saat banjir terjadi ada beberapa petani yang sudah sempat panen, namun gabah yang sudah dimuat dalam karung ikut terendam banjir. Itu saja laku terjual Rp 8 ribu per kilo. Apalagi jika kondisi gabah kering panen, pastinya pendapatan mereka akan lebih banyak lagi,” ujarnya.

Sehubungan itu, Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE menambahkan, BNPB telah berkoordinasi dengan kementerian pertanian untuk membantu para petani terdampak banjir. Bantuan berupa benih padi dan pupuk.

Lebih dari itu, pascabanjir surut tahapan selanjutnya pemerintah daerah bersama relawan dan instansi samping membantu membersihkan kawasan pemukiman dari limbah banjir. Sejumlah alat berat dan truk disiapkan untuk mengangkut lumpur dan sampah-sampah maupun barang rumah tangga yang rusak dan hanyut oleh banjir.

“Terimakasih senantiasa Kamis sampaikan kepada semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu per satu, yang telah peduli danemberikan bantuan baik logistik maupun tenaga untuk membantu penanganan banjir. Termasuk bantuan peralatan sekolah yang sangat dibutuhkan anak-anak warga terdampak banjir saat ini,” terang bupati.

Lebih lanjut disampaikan, upaya perbaikan tanggul jebol tengah berlangsung pada tahap penguatan. Tak lupa terimakasih disampaikan pada semua pihak yang telah membantu mulai dari pemerintah pusat, provinsi termasuk Kabupaten Kudus dan Jepara yang telah banyak membantu evakuasi masyarakat korban banjir. Rie-St

You Might Also Like

Ironis, Ada Bunker Penyimpanan Narkoba di Salah Satu Universitas di Makassar
Universitas Trisakti Percayakan Mahasiswanya Pelatihan di PPSDM Migas
Obat Isoman Pasien COVID-19 Masih Gratis, Bisa Ambil Langsung ke Apotek
Libur Kemerdekaan, KAI Daop 4 Berangkatkan 82 Ribuan Penumpang
Tim Garuda Berhasil Menang 2-0 dari Arab Saudi
TAGGED:1.970 Hektar Sawah PusodemakTerdampak Banjir Karanganyar
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?