Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang terdiri atas dosen Magister Manajemen Universitas Semarang (USM) membantu meningkatkan Pemahaman tentang Pentingnya Imunisasi melalui Efektivitas Komunikasi pada Tim Penggerak PKK di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada 29 April 2024.Foto:dok
in

Tim PkM Dosen Magister Manajemen USM Beri Penyuluhan Pentingnya Imunisasi

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang terdiri atas dosen Magister Manajemen Universitas Semarang (USM) membantu meningkatkan Pemahaman tentang Pentingnya Imunisasi melalui Efektivitas Komunikasi pada Tim Penggerak PKK di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada 29 April 2024.

Tim PkM USM terdiri atas Ketua Dr. DC Kuswardani, anggota Guruh Mulia Widayat, SE., MM dan Lusa Mara, SE, MM.

Menurut Kuswardani, tujuan kegiatan membagikan/sharing cara berkomunikasi yang efektif pada tim penggerak PKK dalam menyampaikan pentingnya imunisasi bagi bayi dan balita pada masyarakat sasaran.

”Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi tim penggerak PKK memudahkan dalam berkomunikasi dengan masyarakat sasaran agar bersedia rutin mendatangi posyandu untuk memperoleh vaksin imunisasi polio sesuai schedule imunisasi,” katanya.

Dia berharap, melalui kegiatan ini terwujud misi pertama Kelurahan Bulusan yaitu Program Peningkatan Layanan Kesehatan dimanifestasikan melalui tercapainya Rating Kelurahan Sehat.

Rating Kelurahan Sehat dapat ditindak lanjuti melalui keberhasilan melaksanakan mencegah terjadinya KLB, upaya mencegah peristiwa KLB melalui usaha pemberian imunisasi, yaitu membentuk kekebalan tubuh agar tidak mudah terinfeksi virus penyebab penyakit.

”Selama kegiatan, kami mmeberikan materi tentang pentingnya imunisasi diberikan kepada bayi dan balita agar dapat membentuk kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terinfeksi virus penyebab penyakit karen tubuh bayi memiliki tingkat imunitas yang rendah,” ungkspnys.

Dia mengatakan, kader Posyandu pada tim penggerak PKK perlu memberikan pencerahan terus menerus kepada masyarakat sasaran.

”Pencerahan terus menerus dilakukan dengan menggunakan media komunikasi yang dianggap paling efektif. Beberapa media komunikasi yang efektif antara lain dengan mencetak leaflet dan dibagikan kepada masyarakat sasaran serta melalui e-flyer yang dibagikan melalui grop WA di setiap RW,” jelasnya.St

Written by Jatengdaily.com

Ditemani Chef Bobon, Mbak Ita Masak Besar 477 Porsi Nasi Goreng Khas Semarang

Prodi Rekayasa Perancangan Mekanik SV Undip Siapkan SDM berkualitas melalui Teaching Factory