in

Tim PkM USM Beri Pendampingan Penerapan Manajemen Strategi Bisnis

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (PkM USM) melakukan pendampingan Penerapan Manajemen Strategi Bisnis untuk Meningkatkan Kinerja Usaha pada UMKM Buket dan Selempang Asagift.id di Jl.Lamper Tengah VIII No.9 Semarang pada Minggu, baru-baru ini.Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (PkM USM) melakukan pendampingan Penerapan Manajemen Strategi Bisnis untuk Meningkatkan Kinerja Usaha pada UMKM Buket dan Selempang Asagift.id di Jl.Lamper Tengah VIII No.9 Semarang pada Minggu, baru-baru ini.

Tim PkM USM terdiri atas Ketua Widiyanti, S.E., M.M, anggota Ratna Tunjungsari, S.E., M.Si. dan Agus Prasetyo, S.E., M.M. Tim dibantu dua mahasiswa Ekonomi Akuntansi USM.

Ketua Tim PkM USM, Widiyanti mengatakan, engabdian kepada masyarakat ini menjadi wahana menyampaikan edukasi, pelatihan informasi dan berbagi inspirasi bermanfaat untuk mitra pengabdian.

”Tujuan kegiatan antara lain memberikan pendampingan dan diskusi tentang pentingnya penerapan manajemen strategi bisnis yang mengedepankan tujuan jangka panjang dan menyeralaskan penerapan manajemen strategi untuk meningkatkan kinerja usaha,” katanya.

Menurutnya, kinerja usaha dapat dilihat dari hasil kerja yang diraih secara keseluruhan serta dibandingkan pada hasil kerja setiap periode dari waktu ke waktu.

”Memberikan pendampingan dan pelatihan tentang proses manajemen strategis yang didasarkan pada keyakinan bahwa sebuah bisnis apa pun bidang usahanya mesti secara terus-menerus memonitor berbagai peristiwa dan tren internal serta eksternal. Sehingga perubahan bisa dibuat pada waktu ketika dibutuhkan serta membantu mitra PkM dalam menggali lebih mendalam potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kinerja usaha dengan pemberian edukasi,” ujarnya.

Menurutnya, UMKM harus mampu beradaptasi dan responsif terhadap perubahan pasar dan teknologi, aktif mengembangkan produk-produk mereka dan selalu berinovasi dengan lebih baik dari pesaing, mencari modal dengan kreatif.

Selain itu juga mengembangkan jaringan bisnis, dan berupaya mendapatkan dukungan dari berbagai pihak untuk mengembangkan usahanya.

”Bisnis yang syarat persaingan, harus mampu memicu para pelaku usaha untuk berani tampil beda dan memiliki strategi dalam mengadopsi berbagai perubahan internal maupun eksternal,” ungkapnya.

Dia menambahkan, manajemen strategi bisnis memungkinkan organisasi untuk menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan, mengidentifikasi peluang baru, dan merespons ancaman yang mungkin dihadapi.

”Dengan begitu memungkinkan diambilnya keputusan yang efektif dalam kondisi ketidakpastian yang melingkupi dan sanggup meningkatkan kinerja usaha yang merupakan kemampuan kerja atau hasil pekerjaan yang memiliki hubungan erat dengan tujuan strategis organisasi, kepuasan konsumen, dan memberi kontribusi pada keberhasilan usaha,” ungkapnya. St

Written by Jatengdaily.com

Siswi MAN 1 Kota Semarang Raih Beasiswa Kuliah di Hongkong, Bikin Musta’in ‘Trenyuh’ dan Penuhi Impiannya Umrahkan Ibunya Sayla

Pastikan Keandalan Pelayanan KTT WWF 2024 di Bali, PLN Gelar Apel Siaga Kelistrikan