SEMARANG (Jatengdaily.com)- Program Studi (Prodi) Informasi dan Humas Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip) kembali menyelenggarakan Undip Global Classroom (UGC) ketiga secara daring melalui platform Zoom.
Kegiatan UGC ini merupakan suatu inisiatif pembelajaran yang bersifat kolaboratif dan berskala internasional yang bertujuan untuk menciptakan pengalaman belajar di Universitas Diponegoro.
Kegiatan ini menghadirkan dosen dari Universiti Malaysia Sabah (UMS), Dr. Intan Soliha Ibrahim. Kegiatan ini mengangkat tema “Audience Research in the Digital Era: Understanding Social Media Behaviour and Engagement” dan diikuti oleh 189 mahasiswa serta sivitas akademika.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa terkait riset audiens yang telah berkembang di era digital, khususnya dalam memahami perilaku pengguna media sosial dan tingkat keterlibatan.
Dalam pemaparannya, Dr. Intan menjelaskan bahwa riset audiens saat ini tidak hanya berfokus pada jumlah audiens, tetapi juga karakteristik, perilaku, dan motivasi mereka dalam berinteraksi dengan konten digital.
“Di era digital, riset audiens juga membantu kita mengukur engagement secara lebih akurat serta merancang pendekatan yang lebih tepat sasaran,” ujar Dr. Intan Soliha Ibrahim.
Selain itu, dijelaskan pula bahwa perkembangan teknologi telah mengubah metode penelitian dari pendekatan konvensional menjadi analisis berbasis data digital yang memungkinkan pengamatan secara real-time.
udiens kini dipandang sebagai partisipan aktif yang tidak hanya mengonsumsi konten, tetapi juga berkontribusi dan menghasilkan konten di berbagai platform digital. Kegiatan ini juga membahas berbagai pendekatan metodologi penelitian serta teori-teori yang relevan seperti culture dan engagement theory. Sehingga, mahasiswa diajak untuk memahami peran media sosial sebagai tempat berinteraksi dan membentuk identitas serta komunitas.
Rachela Belinda Fatharani, M.I.Kom selaku moderator menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan riset audiens di era digital.
“Riset audiens di era digital tidak lagi berfokus pada jumlah semata, tetapi pada pemahaman yang lebih mendalam mengenai karakteristik audiens. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan pemahaman tersebut dan menerapkannya sehingga dapat menyusun strategi komunikasi dan konten yang lebih tepat sasaran serta relevan.” ujar Rachela Belinda Fatharani, M.I.Kom.
Melalui kegiatan ini, Sekolah Vokasi Undip berharap dapat memperluas pemahaman mahasiswa terhadap pentingnya riset audiens dalam mendukung strategi komunikasi, pembuatan konten, branding, hingga pengambilan kebijakan di era digital. she

