By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tradisi Tuk Panjang Sambut Imlek, Aneka Makanan Disajikan di Meja Sepanjang 200 Meter
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsWisata

Tradisi Tuk Panjang Sambut Imlek, Aneka Makanan Disajikan di Meja Sepanjang 200 Meter

Last updated: 9 Februari 2024 16:26 16:26
Jatengdaily.com
Published: 9 Februari 2024 16:25
Share
Tuk Panjang, tradisi menyambut Tahun Baru Imlek kembali digelar di Pasar Semawis, Kawasan Pecinan Semarang, Kamis malam (8/2/2024). Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tuk Panjang yang merupakan tradisi menyambut Tahun Baru Imlek kembali digelar di Pasar Semawis, Kawasan Pecinan Semarang, Kamis malam (8/2/2024).

Ini merupakan tradisi yang menunjukkan akulturasi budaya dan kerukunan antarumat beragama jelang tahun baru Imlek 2575.

Berbagai hidangan disuguhkan dalam acara tersebut, seperti kue keranjang kukus santan yang melambangkan harapan tutur kata yang baik, ada pula nasi hainan, tujuh macam sayur hijau yang masing-masing punya lambang dan harapan baik. Serta berbagai menu lain seperti lumpia, dan aneka makanan sebagai wujud akulturasi budaya.

Adapun hidangan yang ada, dimakan bersama-sama di meja yang ditata memanjang kurang lebih 200 meter. Selain keturunan Tionghoa, tradisi ini juga dihadiri masyarakat umum, perwakilan atau tokoh keagamaan, serta beberapa pejabat dari Pemkot Semarang.

Mewakili Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, R Wing Wiyarso mengatakan, jika prosesi Tuk Panjang ini rutin dilakukan di Kawasan Pecinan untuk menyambut tahun baru Imlek. Penyelenggaraannya pun selalu meriah, dengan dihadiri banyak perwakilan masyarakat.

“Ini ada filosofinya, makan bersama yang mewujudkan kerukunan umat beragama karena ada berbagai macam etnis yang ikut memeriahkan,” jelasnya.

Wing menjelaskan, akulturasi budaya ini sebenarnya melekat di Kota Semarang dan sebagai kekuatan Ibu Kota Jateng dari segi pariwisata ataupun yang lainnya.

“Akulturasi budaya, harapannya menjadi semangat menjaga toleransi di kota ini,” pungkasnya.

Ketua Komunitas Pecinan Semarang Untuk Pariwisata (Kopi Semawis), Haryanto Halim menjelaskan, jika tradisi ini coba diangkat ke jalan sebagai wujudkan keharmonisan dan kerukunan antarumat beragama. Warga sekitar, tokoh agama, tokoh masyarakat diajak duduk dan makan bersama untuk menyambut Imlek.

“Tradisi ini biasanya dilakukan orang Tionghoa di rumah orang paling tua, karena keluarga yang datang banyak, akhirnya banyak meja yang disusun memanjang,” kata.

“Kita ajak semua elemen masyarakat agar terwujud keharmonisan dan kerukunan,” bebernya.

Dalam acara tersebut, juga diresmikan mural yang mewujudkan kehidupan, serta kerukunan umat beragama di Pecinan Semarang. Tujuannya lainnya adalah untuk menekan daerah kumuh di kawasan tersebut agar lebih indah. St

You Might Also Like

Sinergi Telkom dan BPKP, Pantau Potensi Gangguan sebagai Critical Alert Terhadap Gangguan Jaringan
Manjakan Konsumen, Wardah Perkenalkan Tujuh Warna Terbaru Glasting Liquid dan Empat Warna Matte Lip Cream
Positif Covid-19, BCL Jalani Isolasi Mandiri
Tawaf Wada’ Boleh Ditinggalkan? Inilah Ketentuannya
Pemberdayaan Dosen STIEPARI Semarang Tingkatkan Tri Dharma PT
TAGGED:Aneka Makanan Disajikandi Meja Sepanjang 200 MeterSambut ImlekTradisi Tuk Panjang
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?