By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Usai Gelaran Pilpres, Sejumlah Tokoh Muda Berpeluang Masuk Pilgub Jateng
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Usai Gelaran Pilpres, Sejumlah Tokoh Muda Berpeluang Masuk Pilgub Jateng

Last updated: 5 Februari 2024 19:37 19:37
Jatengdaily.com
Published: 5 Februari 2024 19:37
Share
Ilustrasi Pilkada. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)  – Tokoh-tokoh muda di Jawa Tengah mulai bermunculan. Seperti Bupati Kendal Dico Ganinduto, Sudaryono Ketua DPD Gerindra Jateng, hingga Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. Apabila mereka memiliki gagasan yang baik, para politisi muda ini berpeluang masuk bursa pilihan gubernur (Pilgub) Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan oleh Pengamat Politik dari Departemen Politik dan Pemerintahan FISIP Undip Wahid Abdulrahman kepada wartawan, Senin (5/2). Menurutnya para tokoh muda ini bisa membuat perubahan untuk Jawa Tengah melalui gagasannya.

“Saya kira itu bagus tokoh-tokoh muda ini muncul untuk menambah referensi atau alternatif-alternatif bakal calon gubernur di Jawa Tengah ya, semakin banyak artinya semakin banyak pilihan di hadapi oleh parpol. Sehingga pilihan pemilih juga beragam, tidak itu-itu saja,” jelas Wahid.

Dilihat dari basis electoral dan berkaca pada pilihan gubernur tahun 2018, kemudian tahun 2013, dan 2008. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memang mendominasi. Siapapun calon dari partai ini tidak bisa di remehkan.

Kendati demikian kata dia, para politisi muda tetap berpeluang untuk masuk bursa Pilgub Jateng. Dengan waktu yang cukup hingga pilkada mendatang, mereka bisa memperkenalkan diri kepada masyarakat. Namun hal tersebut juga tetap memperhatikan kekuatan infrastruktur partai.

“Karena para calon gubernur nantinya akan sulit untuk maju secara perseorangan atau jalur mandiri. Sehingga parpol menjadi satu-satunya cara masuk untuk bertarung,” Imbuhnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, bursa pilgub Jateng belum bisa diprediksi saat ini. Sebab, peta kontestasi Pilgub baru bisa terlihat setelah pilihan presiden (pilpres) berlangsung pada 14 Februari mendatang.

“Pilpres ini tentu akan mempengaruhi konstalasi nanti di Pilgub Jawa Tengah. Misalnya berkaitan dengan koalisi partai politik, lalu kedua berkaitan dengan hasil pemberian ekstensif parpol itu sendiri,” imbuhnya.

Wahid menuturkan, jaringan dan mesin politik yang lebih terstruktur menjadi faktor penting dalam pemenangan pilgub Jateng. Melihat pula permasalahan dan tantangan yang ada di Jateng berupa kemiskinan, ketimpangan antara wailayah Utara dan Selatan, lalu pengangguran, dan infstruktur yang belum maksimal.

“Sudah seharusnya pemimpin muda ini punya tawaran alternatif terobosan yang di mulai dari sekarang harus dipromosikan dan coba disajikan ke masyarakat pemilih Jateng. Dan ini kita belum lihat pemanasannya,” akunya.

Ditanya terkait Dico yang telah berpengalaman menjadi pemimpin di Kabupaten Kendal. Arif mengaku ada kemungkinan tapi kecil.

“Mas Dico ini kan Golkar dan dia ada pengalaman di Kabupaten Kendal. Tapi sekali lagi kalau melihat kemungkinan hasil pileg nampaknya kecil kemungkinan untuk Golkar bisa mengusung secara mandiri tanpa koalisi. Sehingga butuh partai lain yang bisa diajak koalisi,” akunya.

Sementara Sudaryono dari Gerindra kata dia juga mempunyai peluang. Terlebih masih ada waktu hingga Pilkada ke depan untuk mendulang popularitas melalui gagasannya.

“Peluang Sudaryono cukup besar jika Partai Gerindra mendulang suara pada Pileg 2024 ini dan membawa Prabowo memenangkan Pilpres 2024. Tetapi sekali lagi dia harus meningkatkan basis elektoralnya menurut saya, nah ini mumpung masih ada waktu semestinya calon-calon seperti itu sudah mulai mempromosikan diri paling tidak dalam perspektif gagasan yang paling penting adalah popularitas,” tegasnya.St

You Might Also Like

Batang Survei Sumber Air Baru untuk Atasi Kekeringan
Liburan ke Australia Raffi dan Gigi, Boyong Asisten
Mahasiswa Undip Ajak Warga Gedawang Tanam TOGA
Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan di Perairan Utara Jateng, Satu Ton NaCl Disemai
Puncak Arus Balik 6 – 8 Mei, Kepadatan Diprediksi Terjadi di Tol Semarang-Jakarta dan Penyeberangan Bakauheni-Merak
TAGGED:Berpeluang Masuk Pilgub JatengSejumlah Tokoh MudaUsai Gelaran Pilpres
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?