By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Warga Terdampak Parah Banjir Lahar di Sumbar Direlokasi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Warga Terdampak Parah Banjir Lahar di Sumbar Direlokasi

Last updated: 21 Mei 2024 20:43 20:43
Jatengdaily.com
Published: 21 Mei 2024 20:43
Share
Alar berat membersihkan puing dampak banjir lahar hujan di Nagari Bukit Batabuah, Kabupten Agam, Sumbar. Foto: bnpb
SHARE

AGAM (Jatengdaily.com) – Presiden Joko Widodo menyatakan penanganan bencana Banjir lahar hujan atau galodo di Kabupaten Agam Sumatera Barat sudah baik.

“Saya lihat penanganan bencana di Agam maupun Tanah Datar ini sudah baik. Dimulai dari (proses) evakuasi korban, kemudian juga penanganan pengungsi, kemudian pembangunan jalan dan jembatan – jembatan darurat, semua sudah dilakukan. Masih ada satu (sampai) dua yang masih proses, kita kejar agar semua kembali normal,” ucap Presiden setelah lakukan tinjauan Selasa (21/5/2024).

Bagi warga yang berdampak paling parah dan berada di kawasan yang berbahaya, akan direlokasi ke tempat lebih aman.

“Rumah rusak berat yang memang di jalur berbahaya, tidak mungkin dibiarkan membangun di tempat itu lagi, sangat berbahaya sehingga perlu relokasi. Yang memang harus direlokasi, lahannya sudah disiapkan dan ditentukan bupati,” ujar Presiden.

Untuk mencegah kejadian serupa dan mengurangi dampak yang akan timbul, Presiden menginstruksikan untuk membuat sabo dam di sekitar Gunungapi Marapi.

“Setelah dihitung dibutuhkan sabo dam 56, yang ada sekarang baru dua sehingga diperlukan tambahan lagi yang banyak. Saya perintahkan tahun ini harus dimulai (pengerjaannya), terutama di tempat – tempat sangat penting, segera harus dimulai,” tuturnya. yds

You Might Also Like

Perkuat Data, Komisi A Diskusikan Raperda Penanganan Konflik Sosial
PSIS Ditaklukkan Persipura 0-2
Semarang Berpeluang Besar Raih Juara Lomba Trampoline
Komitmen Turunkan Emisi Karbon, SIG Raih Green Elite dan Gold Plus di Ajang Penghargaan Transparansi Emisi Korporasi 2022
Pasien Sembuh dari Covid-19 Bertambah, Jadi Sembilan Orang di Kabupaten Tegal
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?