By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: YPP 17 Semarang Kupas Tuntas Nasionalisme Hadapi Tantangan Globalisasi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

YPP 17 Semarang Kupas Tuntas Nasionalisme Hadapi Tantangan Globalisasi

Last updated: 8 Desember 2024 06:27 06:27
Jatengdaily.com
Published: 8 Desember 2024 06:26
Share
Pembicara utama Warsito Ellwin, Direktur Agenda 45 menyampaikan konsep "Nasionalisme Substansial" pada acara yang digelar oleh Yayasan Pembina Pendidikan 17 Agustus 1945 (YPP 17) Semarang, di Gedung Grha Kebangsaan Kampus UNTAG Semarang, belum lama ini. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Nasionalisme bukan sekadar soal simbol dan identitas, tetapi juga sebuah substansi. Hal tersebut menjadi topik perbincangan pada forum “Penguatan Nasionalisme Substansial” yang diselenggarakan oleh Yayasan Pembina Pendidikan 17 Agustus 1945 (YPP 17) Semarang, baru-baru ini.

Forum ini mengupas tuntas bagaimana konsep Nasionalisme Substansial dapat menjadi strategi untuk menghadapi tantangan globalisasi, dengan mengoptimalkan sumber daya manusia, teknologi, dan kebudayaan.

Acara yang digelar di Grha Kebangsaan Untag ini dihadiri oleh para pimpinan lembaga dan fakultas di bawah naungan YPP 17 Semarang, yakni Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang, Akademi Kesehatan (AKKES 17), dan SMK 17 Semarang.

Warsito Ellwein, Direktur Agenda 45, hadir sebagai pembicara utama, memberikan penjelasan komprehensif tentang konsep ini. “Nasionalisme Substansial adalah kecintaan, komitmen dan keberpihakan warga negara bagi peningkatan kesejahteraan bangsa dan negaranya dengan memaksimalkan substansi yang ada di dalamnya, seperti: sumber daya manusia, sumber daya alamnya, ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan baik yang ada di negara maupun yang tersebar di seluruh dunia” tegas Warsito.

Warsito juga menjelaskan untuk memenuhi Nasionalisme Substansial di era globalisasi diperlukan sistem pembangunan berbasis negara, sistem pembangunan yang bergotong royong, kepemimpinan yang berintegritas dan berkompetensi (akademik dan sosial), serta aktif ikut menata tatanan dunia baru terutama pada sektor politik luar negeri dan ekonomi.

Acara tersebut dipandu oleh Drs. St. Sukirno, M.S., sebagai moderator dan dibuka oleh Ketua Pembina YPP 17, Prof. Dr. Sarsintorini Putra, S.H., M.H. Dalam sambutannya dia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga pendidikan untuk memperkuat karakter kebangsaan.

“Melalui pemahaman mendalam terhadap nasionalisme, kita dapat membangun generasi yang tidak hanya cinta tanah air tetapi juga berdaya saing global,” ujarnya.

Forum ini menjadi ruang diskusi yang inspiratif, membekali para pimpinan dengan wawasan strategis untuk menerapkan nasionalisme dalam konteks substansial yang relevan dengan perkembangan zaman. St

 

You Might Also Like

Ditemukan Lagi Fosil Hewan Purba di Lokasi Semedo
Silaturahmi dengan Pimpinan NU, Gus Yasin Bagikan Sembako ke Warga
FKUB Jateng Imbau Kontestan Tidak Eksploitasi Isu Agama dalam Pilkada
Liga Dihentikan, Pemain PSIS Tetap Digaji
Tingkatkan Kewaspadaan Covid-19, Unissula Lakukan Penyemprotan
TAGGED:Hadapi Tantangan GlobalisasiKupas Tuntas NasionalismeYPP 17 Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?