By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Atasi Banjir Rob, Pengerjaan Hybrid Tanggul Laut Demak Ditarget Mulai Oktober 2025
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Atasi Banjir Rob, Pengerjaan Hybrid Tanggul Laut Demak Ditarget Mulai Oktober 2025

Last updated: 26 Juni 2025 16:59 16:59
Jatengdaily.com
Published: 26 Juni 2025 16:59
Share
Ilustrasi Banjir di Demak Foto: bnpb
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan pembangunan Hybrid Sea Wall (tanggul laut) di Kabupaten Demak, dimulai pada Oktober 2025.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, dalam rapat Penanganan Banjir Rob Kabupaten Demak di ruang kerjanya, Rabu (25/6/2025) sore.

Rapat tersebut melibatkan ahli dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Demak, dan dinas-dinas terkait.

Rapatnya membahas mengenai pembagian tugas pokok fungsi (tupoksi), mulai dari pematangan rancangan desain, penentuan lokasi titik koordinat, perizinan, sosialisasi masyarakat, lelang pekerjaan, dan lain-lain. “Ahamdulillah finalisasi sudah ketemu. Insyaallah akan bisa segera dikerjakan. Juli-September 2025 mulai dari pematangan desain, hingga penyelesain penentuan titik koordinat pekerjaan. Pemkab Demak bertugas sosialisasi kepada masyarakat,” kata Taj Yasin, seusai rapat.

Dia berharap, pekerjaan fisik bisa dimulai pada Oktober 2025. Adapun penganggarannya dari pemerintah pusat. Dengan estimasi anggaran awal Rp1,7 triliun untuk Hybrid Sea Wall, kata Taj Yasin, diharapkan mampu memperpanjang tanggul laut. Mulai dari sepanjang garis pantai Sayung, Demak, hingga Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara.

Dikatakannya, pekerjaan Hybrid Sea Wall juga direncanakan menjadi proyek multiyears (tahun jamak). Dengan harapan, pekerjaan lebih teliti, matang, dan berdampak maksimal.

“Saya berharap pada tahun depan 2026, pekerjaan Hybrid Sea Wall bisa selesai. Iya sekitar 20-30 km panjangnya,” ucap sosok asal Kabupaten Rembang itu.

Lebih lanjut, Taj Yasin berharap, pembangunan ini ada dukungan dari masyarakat, demi menyelamatkan Demak dari banjir.

Tim Pengendalian Banjir dan Rob Jateng Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undip Semarang, Denny Nugroho Sugianto mengatakan, konsep Hybrid Sea Wall yang akan digarap, merupakan langkah konkret kerja antara Pemprov Jateng dan Perguruan Tinggi (PT).

Ditambahkan, Undip telah melakukan riset pada konsep tersebut sejak 2012, di Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Demak. Hybrid Sea Wall memadukan penggunaan beton ringan berupa kelontong, untuk menahan gelombang laut di sisi utara dan menahan sedimentasi di sisi selatannya.

Dari sedimentasi tersebut, tanaman bakau atau mangrove akan ditanam, dan ditumbuhkembangkan. Selanjutnya, vegetasi mangrove dan ekosistemnya, akan menjadi perisai alami yang akan menahan rob. “Konsep ini perpaduan antara bagaimana kita melindungi pantai dan sungai,” beber Denny.

Menurutnya, penanganan banjir dan rob berbasis alam tersebut cocok dengan karakter tanah di pantai utara (pantura) Jawa, yang secara geologi merupakan tanah muda atau lunak.

“Solusi berbasis alam ini jadi salah satu konsep yang diterapkan dan diimplementasikan di Jawa Tengah, khususnya di Kecamatan Sayung, Demak. Mudah-mudahan juga bisa diadopsi di seluruh wilayah Indonesia yang lain, karena karakteristik tanahnya hampir sama,” tandas Denny dilansir dari laman humas prov Jateng. she

You Might Also Like

47 Desa Lunas 100 Persen Bayar PBB 2018 di Kabupaten Semarang
Politeknik Akamigas Palembang Kirim 110 Mahasiswa ke PPSDM Migas
TMMD Reguler ke-123 Kodim 0716/Demak di Desa Bandungrejo  Resmi Ditutup, Target Tercapai 100 Persen
Pintu Masuk Internasional Diperketat, Cegah Varian Baru
Termakan Hoaks,Vaksinasi Boster di Desa Karangawen Kurang Diminati
TAGGED:Atasi Banjir RobAtasi RobPengerjaan Hybrid Sea Wall DemakPengerjaan Hybrid Tanggul Laut DemakWagub Taj Yasin
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?