By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Bagi Ilkom USM, AI sebagai Sahabat Baru Dunia Pendidikan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Bagi Ilkom USM, AI sebagai Sahabat Baru Dunia Pendidikan

Last updated: 15 Agustus 2025 05:14 05:14
Jatengdaily.com
Published: 15 Agustus 2025 01:08
Share
Ami Saptiyono, S.I.Kom., M.I.Kom., Sekretaris Program Studi S1-Ilmu Komunikasi USM, duduk dengan tenang. Wajahnya memancarkan optimisme ketika membicarakan Artificial Intelligence (AI).Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Di sebuah ruang siaran mungil di Studio Radio USM Jaya, Gedung N Kampus Universitas Semarang (USM), Rabu (13/8/2025), suasana siang itu terasa hangat. Mikrofon-mikrofon menghadap para pembicara, lampu siaran menyala, dan tema yang dibahas sungguh relevan dengan zaman: “Ilmu Komunikasi di Era AI”.

Ami Saptiyono, S.I.Kom., M.I.Kom., Sekretaris Program Studi S1-Ilmu Komunikasi USM, duduk dengan tenang. Wajahnya memancarkan optimisme ketika membicarakan Artificial Intelligence (AI).

Bagi Ami, AI bukanlah momok yang menakutkan, melainkan sahabat baru yang bisa membuka pintu-pintu peluang, selama digunakan dengan bijak.

“AI itu bisa jadi sumber rezeki, bukan penghambat,” ujarnya mantap. “Kuncinya ada pada kemampuan kita beradaptasi. Kalau kita cerdas memanfaatkan peluang, AI bisa menjadi partner yang memperkaya, bukan menggantikan.”

Ia bercerita bahwa beberapa dosen di prodi sudah mulai mengenalkan AI dalam perkuliahan, khususnya di mata kuliah riset. Namun, ia menekankan satu hal yang tak boleh dilupakan: manusia tetap harus memegang kendali.

“Teknologi boleh berkembang pesat, tapi manusialah yang menentukan arahnya,” katanya.

Di sisi lain, Dinda Aurallia Putri A-Zahra, mahasiswa Ilmu Komunikasi sekaligus Kepala Divisi Pengabdian Sosial Himalika USM, mengingatkan bahwa AI hanyalah alat, bukan penguasa.

“Kalau semua kita serahkan ke AI, kita akan kehilangan kendali. Kita harus paham cara menggunakannya sebagai referensi, bukan sebagai penentu segalanya,” tuturnya.

Bagi Dinda, berkuliah di USM adalah pilihan tepat. Selain reputasi prodi yang sudah dikenal luas, biaya kuliah yang terjangkau dan kualitas pengajaran yang mumpuni menjadi alasan kuat.

Ia mengaku mendapatkan banyak hal dari para dosen yang berpengalaman, bukan hanya pengetahuan, tapi juga cara berpikir kritis dan kreatif.

Sebelum talkshow berakhir, Dinda menyampaikan pesan yang sederhana namun mengena: “Jangan terlena dengan segala kemudahan. Otak kita punya kapasitas luar biasa, lebih besar dari mesin mana pun. Gunakan AI secukupnya, tapi jangan lupakan kecerdasan alami kita.”

Di tengah derasnya arus teknologi, suara-suara seperti Ami dan Dinda menjadi pengingat bahwa AI seharusnya bukan menggantikan manusia, melainkan menjadi mitra. Dan di ruang siaran hari itu, optimisme tentang masa depan pendidikan terasa begitu nyata — masa depan di mana teknologi dan manusia berjalan beriringan. st

You Might Also Like

Guru Dituntut Buat Video Pembelajaran Menarik di Era Daring
Mahasiswa Ilkom USM Gelar Pelatihan Digital Marketing
Beauty Filter Bisa Timbulkan Konsekuensi Negatif Penggunanya
FISIP Undip Beri Pelatihan SDGs pada Kalangan Remaja di Kabupaten Temanggung
Untag Semarang Gandeng UMK Gelar Diklat Mediator Bersertifikat
TAGGED:AI sebagai Sahabat BaruBagi Ilkom USMdunia pendidikan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?