By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Bantuan Rumah Apung untuk Warga Timbulsloko Demak Selesai 
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Bantuan Rumah Apung untuk Warga Timbulsloko Demak Selesai 

Last updated: 8 Oktober 2025 06:16 06:16
Jatengdaily.com
Published: 8 Oktober 2025 06:16
Share
Bantuan Rumah Apung untuk Warga Timbulsloko Demak. Foto: ptov Jateng
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Senyum lega tampak menghiasi wajah Muslim (50), warga Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Sejak beberapa tahun terakhir, rumahnya selalu menjadi langganan renovasi kecil akibat terendam rob dan air pasang.

Kini, setelah bantuan rumah apung dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah rampung, ia bisa bernapas lega.

“Alhamdulillah, bantuan rumah apung dari Pak Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sudah selesai dan bisa ditempati,” kata Muslim, ditemui di rumahnya, Senin (6/10/2025).

Menurutnya, rumah apung adalah jawaban atas keresahannya selama ini. Sebab, lebih dari 10 tahun Muslim dan keluarga hidup dalam kepungan air pasang. Secara berkala, dia terus merenovasi rumahnya, karena air rob terus meninggi. Sehingga pendapatannya sebagai pencari kerang tidak cukup untuk biaya hidup. Hanya tersita untuk biaya meninggikan rumah.

“Sudah berkali-kali meninggikan rumah, tapi tiap tahun pasti terendam lagi. Ya, kerja mencari kerang paling sehari dapat Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu, habis buat biaya hidup,” ungkapnya.

Namun kini, Muslim bisa hidup jauh lebih tenang di rumah apung bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selain bebas dari rob, uang yang biasa buat renovasi rumah lamanya, bisa ditabung dan untuk biaya sekolah anak.

“Alhamdulillah sekarang bisa menabung, dan juga bisa membiayai anak sekolah,” lanjutnya.

Begitu juga dengan Romani, penerima manfaat rumah apung yang lain. Rumahnya kini jauh lebih nyaman untuk dihuni. Terdapat ruang tamu dan dua kamar tidur.

“Wah, lebih nyaman di rumah apung. Kalau rumah yang lama sudah separuh kena rob. Jadi harus menunduk kalau di dalam rumah,” tuturnya.

Romani hidup bersama istri dan kedua buah hatinya. Selain nyaman, rumah apung membuat kedua anaknya mudah untuk belajar di rumah.

“Anak dua. Satu masih TK, dan satunya kelas enam SD. Kalau sekarang nyaman bisa belajar di rumah,” imbuhnya.

Kehidupan yang lebih layak itu membuat Romani lebih bersemangat bekerja untuk istri dan anaknya.

“Sekarang bisa menabung dan semangat kerja. Saya sebagai orang tua ingin anaknya jadi orang. Jangan sampai susah seperti saya,” jelasnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan menyampaikan, program bantuan rumah apung di Desa Timbulsloko telah rampung. Pada tahap pertama, ada tiga unit rumah apung.

“Untuk penanganan dampak banjir rob di Sayung, ada berupa pembangunan rumah apung dan juga relokasi. Rumah apung ada tiga unit, dan relokasi juga tiga unit,” ujarnya.

Ditambahkan, bantuan di Desa Timbulsloko tersebut akan terus berlanjut, dari total 111 kepala keluarga atau rumah yang terdata layak menerima bantuan.

“Setelah tiga unit rampung, ke depan ada 17 warga yang tercatat mendapat banguan di tahap selanjutnya. Harapan kami bisa 100 persen dapat bantuan, tapi tentu melalui komunikasi dan koordinasi baik penerima maupun stakeholder,” terangnya.

Bantuan untuk penanganan dampak rob di Sayung, beber Boedyo, dilakukan sesuai program Gubernur Ahmad Luthfi.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, kami terus melakukan kolaborasi sebagai langkah solutif penanganan di Sayung terutama di sektor perumahan,” ucapnya.

LMenurut Boedyo, bantuan rumah apung bukan sekadar hunian,  tetapi juga memberikan kehidupan yang lebih layak dan sehat.

“Jadi hidupnya bisa lebih sehat, dan anak-anak bisa belajar dengan baik di rumah,” tandasnya. she

You Might Also Like

Setiawan HK Gantikan Sutarto Isi Kekosongan Kursi KIP Jateng
Film ‘Say I Love You’ Menginspirasi Cak Imin
Jalankan Amanat Prabowo, Kader Gerindra Silaturahmi Ponpes Asshidiqiyah Semarang
KPU Batang Gelar Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024
Fajar & Rian Menangkan Partai All Indonesian Final Malaysia Masters 2022
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?