By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Berstatus Awas, Gunung Semeru Sempat Erupsi Delapan Kali
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Berstatus Awas, Gunung Semeru Sempat Erupsi Delapan Kali

Last updated: 26 November 2025 06:17 06:17
Jatengdaily.com
Published: 26 November 2025 06:17
Share
Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan mencapai 1.000 meter di atas puncak pada Selasa (25/11/2025). Foto: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM
SHARE
Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan mencapai 1.000 meter di atas puncak pada Selasa (25/11/2025). Foto: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM

LUMAJANG (Jatengdaily.com)-  Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali erupsi sebanyak delapan kali pada Selasa (25/11/2025), sejak pukul 00.20 hingga 05.33 WIB dengan tinggi letusan mencapai 1 (satu)  kilometer di atas puncak.

“Erupsi pertama terjadi pukul 00.20 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, melalui keterangan resmi, Selasa (25/11/2025) dilansir dari laman Infopublik.

Erupsi berikutnya berturut turut pukul 00.41 WIB dengan letusan setinggi 600 meter, pukul 00.53 WIB dengan tinggi letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak, dan pukul 01.18 WIB dengan tinggi letusan 400 meter.

Kemudian erupsi kembali pukul pukul 01.34 WIB dengan tinggi letusan sekitar 800 meter di atas puncak, pukul 01.37 WIB dengan tinggi letusan teramati 500 meter di atas puncak, serta pukul 04.45 WIB dengan tinggi letusan 800 meter di atas puncak.

“Terjadi erupsi lagi pukul 05.33 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak,” tuturnya.

Menurut Liswanto, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara. Saat laporan itu dibuat, erupsi masih berlangsung.

Liswsnto mengatakan  Gunung Semeru berstatus Level IV atau Awas, sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi, bahwa masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 20 kilometer dari puncak.

Di luar jarak tersebut,  masyarakat juga diminta menjauhi sempadan sungai minimal 500 meter karena potensi awan panas dan lahar masih dapat terjadi.

Masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius delapan kilometer dari kawah Gunung Semeru mengingat potensi bahaya lontaran batu pijar.

Selain itu kewaspadaan perlu ditingkatkan terhadap potensi awan panas guguran, aliran lava, dan lahar di sepanjang sungai berhulu puncak Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta sungai-sungai kecil yang menjadi anak alirannya. she 

You Might Also Like

Jeritan Malam Film Horor Milenial
PSIS Ditaklukkan Madura United di Kandang
AP II Siapkan Rencana Operasi Angkutan Udara Libur Nataru, 4 Juta Orang akan Padati 20 Bandara
Pemeriksaan Indikasi Corona Gratis di Sejumlah RS Pemprov Jateng
Tim DVI Terima 15 Data Antemortem Keluarga Korban Kebakaran Plumpang
TAGGED:Berstatus AwasGunung Semeru erupsi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?