By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Bupati Demak Dorong Olahan Lele Jadi Inovasi Tekan Stunting dan Kemiskinan
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Bupati Demak Dorong Olahan Lele Jadi Inovasi Tekan Stunting dan Kemiskinan

Last updated: 12 September 2025 19:43 19:43
Jatengdaily.com
Published: 12 September 2025 19:43
Share
Bupati Demak dr Hj Eisti'anah berfoto bersama peserta pelatihan dan Kades Bumirejo Karangawen Wuryanto. Foto: dok
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Pemerintah Kabupaten Demak terus menggencarkan langkah menekan angka stunting dan kemiskinan. Salah satunya melalui pelatihan literasi berbasis inklusi sosial dengan fokus pada pengolahan nugget berbahan dasar ikan lele.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Bumirejo, Kecamatan Karangawen, Jumat (12/9/2025), dibuka langsung oleh Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah SE. Ia menegaskan, ikan lele dipilih karena mudah didapat, cepat dibudidayakan, serta memiliki nilai gizi yang tinggi.

“Olahan nugget lele ini bisa menjawab beberapa persoalan sekaligus. Selain menekan angka stunting melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), juga bisa menjadi peluang usaha baru yang berdampak pada penurunan pengangguran dan kemiskinan,” jelas Eisti.

Ia menambahkan, pelatihan yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Demak ini memang menyasar desa-desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem, termasuk Bumirejo. “Harapannya, ilmu yang didapat tidak berhenti di pelatihan saja, tetapi bisa dipraktikkan dan dikembangkan,” ujarnya.

Kepala Desa Bumirejo, Wuryanto, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, dari 12 desa di Kecamatan Karangawen, Bumirejo masih masuk kategori desa dengan tingkat kemiskinan paling tinggi. “Dengan adanya program seperti ini, kami berharap kerja sama antara pemerintah desa dan kabupaten bisa semakin kuat untuk menekan angka kemiskinan,” ungkapnya.

Puluhan kader PKK dan Posyandu terlihat antusias mengikuti pelatihan. Selain diajari teknik pengolahan nugget lele, mereka juga dibekali wawasan mengenai potensi usaha agar produk bisa dipasarkan secara lebih luas.  rie-she

You Might Also Like

65 Ribu Buruh Terdampak, Edy Wuryanto Minta Satgas PHK Segera Direalisasikan
Kontrak Gian Zola Resmi Habis dari PSIS
Komisioner BPKN RI Ferry Firmawan Apresiasi Kesiapan Pertamina Patra Niaga Jaga Pasokan BBM dan LPG saat Mudik Lebaran 2026
Tahun 2026, 33 BPR BKK se-Jateng Marger Jadi Bank Syariah
Patahkan Dominasi ITS, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Berjaya di KRI Nasional 2023
TAGGED:Bupati Demak Dorong Olahan Lele
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?