By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Curi Hp, Turis Afrika Yang Nyaris Digebugi Warga Diserahkan ke Imigrasi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Curi Hp, Turis Afrika Yang Nyaris Digebugi Warga Diserahkan ke Imigrasi

Last updated: 27 Agustus 2025 06:20 06:20
Jatengdaily.com
Published: 27 Agustus 2025 06:20
Share
Foto: medsos
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Viral video di media sosial (medsos) menunjukkan, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Afrika kepergok mencuri hanphone (Hp) saat membeli kopi di sebuah warung kawasan wisata Kota Lama Semarang.

Saat sedang dibuatkan kopi justru handpone dan pelaku itu hilang entah kemana. Pedagang itu langsung teriak maling dan WNA tersebut dikejar.

“Oleh penjual kopi diteriaki maling, dan akhirnya lari ke rumah akar,” kata Katim Elang Utara Polsek Semarang Utara, Aiptu Agus Supriyanto, Selasa (26/8).

Warga yang mendengar teriakan itu langsung mengepungnya, bersama anggota kepolisian Polsek Semarang Utara.

Kedatangan anggota Polsek itu untuk menanyakan keberadaan handpone hasil curian yang disembunyikan.

Saat menanyakan awalnya kesulitan dalam berkomunikasi karena harus memakai bahasa Inggris, hingga akhirnya memutuskan membawa pelaku ke Polsek Semarang Utara.

“Waktu digeledah warga (ponselnya) tidak ada, terus kami inisiatif nanya larinya lewat mana saja. Dari lokasi ribut itu terus kami ke TKP. Ternyata di depan DMS, handphone ditemukan sama security Kota Lama. Sudah mau dipukuli itu. Dibawa ke polsek koordinasi dengan Kapolsek dan ke Imigrasi,” jelasnya.

WNA dan pemilik ponsel sempat mediasi kemudian ponsel itu dikembalikan dan korban menerima.

Kemudian muncul lagi pedagang lain yang mengaku uang Rp 20 ribu dibawa WNA tersebut dan kemudian dikembalikan.

“Modusnya di warung itu dia habis naik ojek, bayar dulu Rp 20 ribu nanti diganti sekalian kopinya. Sama lari juga. Akhirnya di kantor ada pedagang marah-marah lalu dikembalikan Rp 20 ribu sama pelaku,” jelasnya.

Koordinasi dilakukan dengan pihak Imigrasi dan ternyata WNA itu tidak membawa dokumen sama tinggal atau identitas diri. Dia hanya mengaku dari Afrika.

“Tidak ada identitas. Tidak mengaku, hanya dari negara Afrika saja,” ujarnya.

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Semarang, Markus Lenggo Rindingpadang mengatakan saat itu WNA itu berada di imigrasi Semarang.

Perkara yang ditangani yaitu WNA tersebut tidak bisa menunjukkan dokumen perjalanannya di Indonesia.

“Bener ada limpahan Kanimsus Semarang. Tapi kami dapat limpahan dari Polsek Semarang Utara yang diduga WNA dengan alasan tidak dapat menunjukkan dokumen perjalanan,” kata Markus lewat pesan singkat. Adri-she

You Might Also Like

Menpora Tutup FPN 2022 Yang Diikuti 25 Ribu Pelajar
Pertamina RJBT Sukses Gelar UMK Academy, 133 UMK Siap Naik Kelas
Covid-19 Menggila, Ibu Hamil, Balita dan Anak akan Segera Divaksin
Masa PPKM, Pelaku Usaha Kreatif Demak Diminta Tak Berhenti Berkreasi
PSIS Kembali Datangkan Dragan Djukanovic agar Bawa Perubahan di Putaran Kedua
TAGGED:Curi HpDiserahkan ke ImigrasiTuris Afrika  Nyaris Digebugi Warga
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?