By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dampak Efisiensi Anggaran, Rektor Undip Masih Tunggu Juknis pada Penerima Manfaat KIP
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Dampak Efisiensi Anggaran, Rektor Undip Masih Tunggu Juknis pada Penerima Manfaat KIP

Last updated: 15 Februari 2025 05:30 05:30
Jatengdaily.com
Published: 15 Februari 2025 05:30
Share
Foto: dok/undip
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Pihak Rektorat Universitas Diponegoro (Undip) masih menunggu petunjuk teknis (juknis) mengenai rencana pengurangan jumlah penerima manfaat Kartu Indonesia Pintar (KIP). Sebab situasi saat ini masih simpang siur apakah anggaran untuk KIP terkena pemangkasan atau tidak.

Rektor Undip Prof Suharnomo mengatakan sampai saat ini belum mengetahui seperti apa tindakan yang diambil oleh tim teknis Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

“Belum pasti kok mas. Ya belum bisa kita komentar karena belum ada petunjuk apapun dari Kemenristekdikti,” kata Suharnomo, Jumat (14/2/2025).

Pihaknya masih mengikuti serangkaian rapat internal bersama para rektor seluruh Indonesia untuk menyikapi inpres mengenai efisiensi anggaran bersama Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti).

Rapat tersebut diikuti seluruh kampus-kampus negeri guna memastikan seperti apa sikap yang mesti diambil dengan adanya efisiensi anggaran yang dialami Kemenristekdikti.

“Baru rapat dengan rektor rektor se-Indonesia dan Dirjen Dikti. Kita belum ada informasi yang valid dari kementerian,” ungkapnya.

Undip Semarang saat ini memberlakukan kuota penerimaan Bidikmisi sebesar 22 persen. Harapannya kuota bidikmisi untuk mengakomodir calon mahasiswa yang kurang mampu tidak diubah oleh kementerian.

“Kurang tahu detailnya. Tetapi kalau bidikmisi kita 22 persen. Belum ada petunjuk nanti mudah-mudahan tidak kena. Harapannya begitu,” tandasnya. adri-she

You Might Also Like

Rofik Wahyu Hidayat, Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip Juara Pilmapres 2024
Untag Semarang Kukuhkan 920 Wisudawan, Bonus Dekade Demografi dan Era Digital jadi Tantangan
Bangun Perlindungan Hukum bagi Non-ASN, Irham Awaludin Haji Pimay Lulus Ujian Promosi Doktor di Untag Semarang
SKK Migas Kenalkan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi kepada Mahasiswa Universitas Udayana
Sukawi Sutarip, Mantan Wali Kota Semarang Raih Gelar Doktor di Untag Semarang
TAGGED:Dampak Efisiensi AnggaranKIPrektor undip
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?