By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Dishub Kota Semarang akan Naikkan Biaya Operasional Kendaraan BRT
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dishub Kota Semarang akan Naikkan Biaya Operasional Kendaraan BRT

Jatengdaily.com
Published: 16 Januari 2025 06:12
Share
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang tengah merencanakan kenaikan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) bagi operator Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang tengah merencanakan kenaikan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) bagi operator Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang. Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan dan mendorong peremajaan armada di tengah tantangan operasional yang dihadapi sepanjang tahun 2024.

Kepala BLU Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, menjelaskan bahwa kenaikan BOK diharapkan dapat mendorong operator untuk melakukan perawatan armada secara lebih optimal dan mempercepat peremajaan bus. “Dengan BOK yang memadai, operator dapat memastikan armada selalu dalam kondisi prima, sehingga mengurangi risiko asap hitam, kebakaran, dan mogok di jalan seperti yang terjadi sebelumnya,” ujar Haris di kantornya, Rabu (15/1).

Sebanyak 305 unit bus Trans Semarang, termasuk bus milik pemerintah yang telah beroperasi selama 8 tahun, memerlukan peremajaan. Kenaikan BOK diharapkan dapat memfasilitasi proses peremajaan ini, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang lebih aman dan nyaman.

Dishub Kota Semarang berkomitmen untuk menciptakan kerja sama yang harmonis dengan operator BRT. Kenaikan BOK dipandang sebagai bentuk apresiasi dan dukungan pemerintah terhadap operator dalam menyediakan layanan transportasi publik yang berkualitas.

Rencana kenaikan BOK akan dikaji secara mendalam pada akhir Januari 2025. Dishub akan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk DPRD Kota Semarang, untuk menghasilkan keputusan yang tepat dan transparan.

Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Rukiyanto, menyambut baik rencana ini dan menekankan pentingnya peremajaan armada demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat. “Kami menyambut baik rencana kenaikan BOK untuk operator BRT Trans Semarang. Harapannya,

hal ini bisa meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna BRT dan juga masyarakat,” ujar Rukiyanto.

Melalui kenaikan BOK dan kerja sama yang solid antara pemerintah dan operator, Dishub Kota Semarang optimis BRT Trans Semarang bisa menjadi solusi transportasi yang andal, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. St

You Might Also Like

Kemenristekdikti Cabut Izin Operasional 23 Perguruan Tinggi
Aplikasi Tepekota Rancangan Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Undip Juara di PING 2021
Polri Imbau Masyarakat Waspada Aktivitas Pabrik Narkoba di Perumahan
Pascagempa, Warga Cianjur Rayakan Natal di Tenda Depan Gereja
National Day Rally 2023: Sacrifice, Effort Needed to Preserve Harmony (Demo)
TAGGED:akan Naikkan Biaya Operasional KendaraanDishub Kota Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?