By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dosen Sekolah Vokasi Undip Beri Solusi Model Penilaian Risiko Ketersediaan Komponen Kapal Ferry di Indonesia
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Dosen Sekolah Vokasi Undip Beri Solusi Model Penilaian Risiko Ketersediaan Komponen Kapal Ferry di Indonesia

Last updated: 11 November 2025 18:22 18:22
Jatengdaily.com
Published: 23 Januari 2025 06:15
Share
Zulfaidah Ariany. Foto: dok
SHARE
Zulfaidah Ariany. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) -Pada industri galangan kapal, ketersediaan komponen atau material sering kali menjadi faktor kritis yang dapat memengaruhi kelancaran proses pembangunan kapal.

Berdasarkan penelitian sebelumnya, probabilitas keterlambatan dalam pembangunan kapal cenderung tinggi akibat kendala pada pengadaan material atau komponen. Menyikapi permasalahan ini, Dr. Zulfaidah Ariany, S.T., M.T., Dosen Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan (TRKP) Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip), telah mengembangkan model penilaian risiko inovatif yang mengintegrasikan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dan Value at Risk (VaR).

Dr. Zulfaidah Ariany, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Program Studi D4 TRKP di Sekolah Vokasi Undip, menyampaikan bahwa model ini dirancang untuk meningkatkan pengelolaan risiko selama proses pembangunan kapal ferry di galangan kapal Indonesia. Melalui pendekatan ini, risiko-risiko potensial dapat diidentifikasi dan diukur secara lebih akurat untuk meminimalisasi gangguan pada proyek.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini mengkombinasikan FMEA: Mengidentifikasi potensi kegagalan dengan menilai skor severity, occurrence, dan detection untuk menentukan tingkat risiko.

Value at Risk (VaR): Menggunakan skor occurrence dari FMEA sebagai dasar untuk menganalisis dan menghitung probabilitas terjadinya kegagalan yang lebih akurat dengan pendekatan probabilistik Bayesian.

Dr. Zulfaidah melibatkan beberapa galangan kapal ferry dengan metode survei dan kuesioner untuk mengidentifikasi daftar potensi kegagalan serta sumber risiko pada pembangunan kapal.

Data ini kemudian digunakan untuk membuat model penilaian risiko yang disesuaikan dengan standar industri. Penilaian dilanjutkan dengan penggunaan matriks risiko dan penerapan value at risk yang mampu menghitung peringkat probabilitas kegagalan dengan detail.

Model ini juga dilengkapi dengan mitigasi risiko yang berbasis standar penilaian risiko pada proyek pembangunan kapal ferry. “Hasil akhir penelitian memberikan evaluasi tingkat risiko pada kelompok material lambung, mesin, sistem kelistrikan, dan peralatan lainnya, dengan solusi berupa aplikasi model ketersediaan komponen yang membantu pengawasan dan pengelolaan proyek kapal ferry 600 GT,” ujar Zulfaidah.

Hasil penilaian ini diharapkan mampu membantu galangan kapal memahami dan mengelola risiko proyek dengan lebih baik. “Pengembangan model ini tidak hanya memberikan gambaran menyeluruh tentang tingkat risiko tetapi juga menyajikan cara efektif untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan proyek. Aplikasi yang dihasilkan dari model ini diharapkan menjadi alat bantu strategis bagi galangan kapal dalam mencegah keterlambatan dan memaksimalkan hasil produksi,” jelas Zulfaidah.

Pada riset ini menjadi kontribusi besar dalam pengembangan ilmu Teknik Sistem Perkapalan serta peningkatan daya saing industri perkapalan nasional. Sebagai Sekretaris Prodi D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan Sekolah Vokasi UNDIP, Dr. Zulfaidah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan inovasi teknologi di sektor maritim. she

You Might Also Like

Putusan MK, Eks Napi Bisa Nyalon Pilkada Jeda 5 Tahun
Unissula Sinkronisasi Akreditasi Unggul
Dirut Polimarin Semarang Kena Prank Dirjen Pendidikan Vokasi
Pekan Budaya Daerah Demak Meriahkan Hari Tari Sedunia
RDP dengan Komisi VIII DPR, Kakanwil Kemenag Jateng Sampaikan Kesiapan Embarkasi Donohudan
TAGGED:Komponen Kapal Ferrysekolah vokasi UNDIPZulfaidah Ariany
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?