By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Dosen USM Kenalkan Energi Terbarukan lewat Mainan Edukatif di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Dosen USM Kenalkan Energi Terbarukan lewat Mainan Edukatif di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur

Last updated: 7 Mei 2025 10:14 10:14
Jatengdaily.com
Published: 7 Mei 2025 10:14
Share
Tim Pengabdian kepsda Masyarakat dosen Universitas Semarang (PkM USM) memberikan pendampingan dan pendidikan informal kepada anak-anak Indonesia di Malaysia, baru-baru ini.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tim Pengabdian kepsda Masyarakat dosen Universitas Semarang (PkM USM) memberikan pendampingan dan pendidikan informal kepada anak-anak Indonesia di Malaysia, baru-baru ini.

Kegiatan yang mengambil tema ”Belajar Energi Terbarukan lewat Mainan DIY” itu khusus untuk siswa kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar di sekolah Indonesia Kuala Lumpur.

Kegiatan tersebut dibimbing oleh Tim PkM USM yang terdiri atas, Dr. Supari, S.T., M.T. dan Satria Pinandita, S.T., M.Eng, dosen bidang Teknik Elektro, Encik Dr. Nik Syahrim (dosen bidang mekatronika University Teknikal Engineering Melaka Malaysia), Dr. MM Shinta Pratiwi, M.A, (dosen dari Psikologi), Prof. Dr. Mudjiastuti Handayani, S.T., M.T., (dosen bidang Teknik Sipil Transportasi), serta Andi Nur Cahyo, S.Pd., M.Pd., (dosen bidang Teknik Sipil sekaligus pengampu mata kuliah Olahraga).

Menurut Anggota Tim PkM USM, Satria Pinandita, kegiatan diikuti 31 anak dari Sanggar Belajar, yang merupakan anak-anak imigran Indonesia yang tinggal di Kuala Lumpur.

Sanggar itu dikelola oleh Sinah Khusein, yang selama ini aktif memberikan pendampingan dan pendidikan informal kepada anak-anak Indonesia di Malaysia.

”Kami mengenalkan kepada anak-anak berbagai jenis energi terbarukan seperti tenaga surya (matahari), angin, dan listrik dari baterai, melalui aktivitas merakit mainan edukatif berbahan dasar kayu,” ujarnya.

Dia menambahkan, beberapa mainan yang dirakit bersama antara lain mobil tenaga surya yang dapat berjalan saat terkena cahaya matahari, kincir angin yang menyala saat berputar, robot kecil yang digerakkan oleh listrik dari baterai, dan perahu mini listrik yang dapat bergerak di air.

Dalam pelaksanaannya, tim PkM USM dibantu dua mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari USM yang berperan aktif dalam kegiatan itu yakni Ryan Andrianto (S1 Teknik Informatika), dan Marcelino Valent Gusna (S1 Manajemen).

Mereka membantu pelaksanaan teknis, pendampingan anak-anak selama sesi, dan dokumentasi kegiatan.

”Anak-anak sangat antusias. Lewat bermain, mereka belajar bahwa listrik tidak hanya berasal dari colokan di rumah, tapi juga bisa dibuat dari matahari atau angin,” kata Satria.

Prof. Mudjiastuti mengatakan, pengenalan konsep energi terbarukan sejak usia dini sangat penting dalam membangun kesadaran berkelanjutan, terutama terkait pemanfaatan teknologi ramah lingkungan dalam transportasi dan kehidupan sehari-hari.

Shinta Pratiwi menambahkan, kegiatan semacam ini sangat bermanfaat bagi perkembangan kognitif dan emosional anak-anak. Sedangkan Andi Nur Cahyo menekankan nilai-nilai edukatif dalam aspek motorik, kerja sama, dan pembelajaran aktif melalui permainan.

Menurutnya, kegiatan itu bertujuan menanamkan pemahaman sejak dini bahwa energi dari alam dapat diubah menjadi listrik yang berguna untuk kehidupan sehari-hari dan bahkan bisa digunakan untuk hal menyenangkan seperti mainan anak-anak.

Guru, orang tua, dan pengelola sanggar menyambut baik kegiatan ini karena berhasil menggabungkan sains, kreativitas, gerak aktif, dan kesenangan dalam satu pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.

”Dengan pendekatan kolaboratif dan penuh keceriaan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan generasi yang peduli lingkungan, aktif secara fisik, dan mencintai teknologi,” ungkapnya. St

You Might Also Like

Inspiratif, Nur Indah Anak Yatim Piatu Penjual Angkringan Berhasil Raih Sarjana dari STIKOM
Perkuat Etika Penggunaan Generatif AI di Kalangan Pelajar, Tim Jawara Digital Udinus Gelar Seminar Comlidia 2025
Dosen Teknik Sipil USM Beri Pendampingan dalam Perencanaan Desain Intake Air Bersih di Desa Kalikayen
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unissula Sukses Jalani Ujian Skripsi, Angkat Ide dari Presentasi Internasional Falling Walls Lab Kuala Lumpur
Minimalisir Perubahan Iklim Global, Lima SD dan MI di Semarang Jadi Pilot Project OASIS Schoolyard
TAGGED:Dosen USMenergi terbarukanMainan Edukatif Sekolah Indonesia Kuala Lumpur
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?