By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Gubernur Minta Percepatan Relokasi dan Recovery Warga Korban Tanah Longsor Cibeunying Cilacap
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Gubernur Minta Percepatan Relokasi dan Recovery Warga Korban Tanah Longsor Cibeunying Cilacap

Jatengdaily.com
Published: 17 November 2025 08:24
Share
Gubernur Jateng tinjau longsor di Cilacap. Foto: Prov Jateng
SHARE
Gubernur Jateng tinjau longsor di Cilacap. Foto: Prov Jateng
CILACAP (Jatengdaily.com) — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta agar segera dilakukan relokasi dan recovery (pemulihan) warga korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.
“Yang perlu kita tekankan adalah recovery terkait dengan pascabencana. Ini penting. Bupati sudah menyiapkan 3,5 hektare tanah untuk relokasi, untuk rumahnya kita sudah berikan bantuan Rp400 juta,” kata Luthfi saat meninjau lokasi longsor di Desa Cibeunying, Minggu, 16 November 2025.
Relokasi itu, lanjut dia, sebagai upaya pencegahan, mengingat potensi longsor susulan masih mungkin terjadi karena di daerah atas masih ada retakan.
Luthfi meminta kepada kepala desa, camat, danramil, maupun Kapolsek untuk membantu merelokasi warga yang lokasi rumahnya rentan longsor.
 Selain itu, Ahmad Luthfi juga menginstruksikan kepada seluruh stakeholder terkait untuk mulai menyiapkan recovery pascabencana. Hal ini terkait dengan kondisi kesehatan dan psikologis masyarakat, terutama anak-anak yang rentan dengan trauma pascabencana.
Pemprov Jateng telah menurunkan Dinas Kesehatan yang berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten, kepolisian, TNI, serta sejumlah organisasi untuk memberikan pelayanan kepada korban terdampak.
“Kita koordinasi lintas sektoral, recovery pascabencana kita turunkan dari Dinas Kesehatan dan psikolog untuk melakukan kegiatan-kegiatan seperti trauma healing bagi anak-anak dan kelompok rentan. Dinas pendidikan juga akan diturunkan untuk memastikan anak-anak tetap bisa sekolah. Layanan dasar harus terpenuhi,” katanya.
Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),  Mayjen TNI Budi Irawan mengatakan, program untuk hunian sementara (huntara) atau rumah permanen sudah disiapkan oleh Gubernur Ahmad Luthfi dan Bupati Cilacap.
“Bupati untuk menyiapkan lahan, nanti kita bertanggung jawab untuk membangun huntara maupun huntap (hunian tetap). Kami pastikan nanti bangunannya layak,” katanya. she 

You Might Also Like

Menteri PANRB Perintahkan ASN di Daerah PPKM Level 1 WFO 100 Persen
Pemerataan Pembangunan, Mijen Dibangun Up Town Mal
Cara Hidup Sehat Sesuai DNA Kita
Pemerintah Dorong Industri Sediakan STB dengan Harga Terjangkau
Forum MPR Dunia Tingkatkan Peran Perempuan dan Pemuda
TAGGED:Gubernur JatengLongsor Banjarnegara
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?