SEMARANG (Jatengdaily.com) – Upaya memperluas wawasan masyarakat tentang hak asasi manusia (HAM) kembali digelorakan. Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, bersama Kementerian Hukum dan HAM Kanwil Jawa Tengah berkolaborasi dengan Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah menggelar sosialisasi HAM bertema “Mewujudkan Masyarakat Sadar Hak Asasi Manusia Melalui Implementasi P5HAM”, Minggu (7/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung di PP Life Skill Daarun Najaah itu dihadiri oleh Pengasuh PP Lifeskill Daarun Najaah sekaligus Ketua Syuriah IMAP Kota Semarang, Prof. Dr. KH Ahmad Izzuddin, M.Ag.; Ketua Tanfidziyah IMAP Kota Semarang sekaligus Anggota DPRD Kota Semarang Fraksi PKB, H. Sodri, S.H.; para anggota IMAP; santri; serta masyarakat umum.
Untuk memperkuat kualitas materi, DPR RI dan Kanwil Kemenkumham menghadirkan dua pakar dari UKSW, yakni Dosen dan Peneliti Pusat Studi Hukum dan Teori Konstitusi, Indirani Wauran dan Ninon Melatyugra.
Indirani menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan wujud hadirnya negara dalam upaya memenuhi sekaligus menjamin hak-hak warga negara.
“Negara memberikan perlindungan karena tidak mungkin seseorang merasa dilindungi bila ia tidak mengetahui hak apa saja yang seharusnya dijaga,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya pemahaman masyarakat atas HAM agar mampu mengenali hak yang dimiliki serta batasan-batasan yang wajib dihormati semua pihak, termasuk oleh negara.
Senada dengan itu, Farid Hamdani yang hadir mewakili Anggota DPR RI Fauqi Hapidekso menegaskan komitmen penuh dalam mengawal kegiatan edukasi HAM.
“Saya ingin sungguh-sungguh serius sebagai anggota dewan. Ketika ada hal seperti ini—sosialisasi HAM—saya akan totalitas memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Melalui kolaborasi lintas lembaga dan dunia pendidikan ini, para peserta diharapkan semakin memahami bahwa HAM bukan sekadar konsep, tetapi bagian penting dari kehidupan bermasyarakat yang harus dijaga, dihormati, serta diperjuangkan bersama. St


