By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: LKP Pelangi Megah Education Jajaki Kerja Sama dengan USM LCC
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

LKP Pelangi Megah Education Jajaki Kerja Sama dengan USM LCC

Last updated: 23 November 2025 07:38 07:38
Jatengdaily.com
Published: 22 November 2025 07:33
Share
Manajer LKP Pelangi Megah Education, Yosie dan guru bahasa Mandarin dari Taiwan Vincent, diterima Direktur USM LCC Adi Ekopriyono dan Sekretaris, Devy Angga Gunantar. Foto:dok
SHARE
Manajer LKP Pelangi Megah Education, Yosie dan guru bahasa Mandarin dari Taiwan Vincent, diterima Direktur USM LCC Adi Ekopriyono dan Sekretaris, Devy Angga Gunantar. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Pelangi Megah Education menjajaki kerja sama dengan USM Language and Culture Center (LCC). Manajer LKP, Yosie dan pengajar Bahasa Mandarin dari Taiwan, Vincent, Jumat (21/11) menemui Direktur LCC Adi Ekopriyono di kampus Universitas Semarang.

Mereka merancang kegiatan bersama, terkait dengan pengembangan Bahasa Mandarin. Kedua pihak sepakat, Bahasa Mandarin kini telah menjadi bahasa diplomasi, perdagangan, teknologi, pendidikan, dan kebudayaan.

Menurut Adi Ekopriyono, di era globalisasi yang kompetitif, penguasaan bahasa Mandarin tidak lagi sekadar pilihan, tetapi kebutuhan mendesak. Institusi pendidikan memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan sumber daya manusia agar mampu bersaing di dunia kerja global.

”Beberapa negara telah membaca peluang ini lebih awal. Singapura misalnya, menjadikan bahasa Mandarin sebagai bahasa resmi kedua selain Inggris, meski mayoritas warganya juga menggunakan bahasa Melayu. Hasilnya, Singapura berhasil memosisikan diri sebagai hub bisnis internasional yang menghubungkan Barat dan Tiongkok,” kata Adi.

Sementara itu, Yosie menjelaskan, LKP Pelangi Megah Education sudah bekerja sama dengan Universitas Keguruan Nasional Taiwan, Changhua.

Di LKP ini, terdapat tiga pengajar dari Taiwan (native speaker) dan puluhan siswa dari berbagai daerah. ”Kami menyelenggarakan kursus secara offline dan online,” katanya.

Kerja sama kedua pihak akan diawali dengan keterlibatan LKP Pelangi Megah dalam International Language Carnival (ILC), program tahunan yang diselenggarakan USM LCC.

Menurut Sekretaris USM LCC Devy Angga Gunantar, ILC akan diselenggarakan Februari 2026, berupa rangkaian seminar dalam bahasa Inggris, Mandarin, Korea, Jepang, dan Prancis. ”Kami tampilkan native speaker tiap-tiap bahasa asing tersebut,” katanya. St

You Might Also Like

Fakultas Ekonomi Unissula Persiapkan Akreditasi Internasional
USM Gelar ICTECA, Dr Ari Sebut Transformasi Digital Berkelanjutan Itu Penting
Prodi Teknik Sipil USM Gelar Webinar Potensi Pantura Jateng, Peserta Membeludak
Gelar Visiting Profesor, Sekolah Vokasi Undip Undang Dosen UHTM
Gelar Karya Mahasiswa KKN Undip Berdayakan UMKM dan Kuatkan Masyarakat Perbaiki Lingkungan
TAGGED:Jajaki Kerja Sama dengan USM LCCLKP Pelangi Megah EducationUSM LCC
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?