By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Masyarakat Diminta Mudik Lebih Awal selama Kebijakan WFA
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Masyarakat Diminta Mudik Lebih Awal selama Kebijakan WFA

Last updated: 26 Maret 2025 08:16 08:16
Jatengdaily.com
Published: 26 Maret 2025 08:16
Share
Ilustrasi. Mudik naik mobil. Foto: Pixabay.com
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengajak masyarakat untuk mudik lebih awal selama kebijakan work from anywhere (WFA/bekerja dari mana saja) guna menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran arus mudik pada periode libur Lebaran 2025.

“Pemerintah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan WFA atau bekerja dari mana saja dengan melakukan perjalanan mudik lebih awal pada musim Lebaran 2025 ini,” ujar Menhub.

Ia menyampaikan, langkah itu diharapkan bisa menghindari terjadinya puncak kemacetan yang diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025.

Menhub menjelaskan dengan fleksibilitas WFA, masyarakat memiliki kesempatan untuk memulai perjalanan mudik beberapa hari sebelum perkiraan puncak arus mudik.

Hal itu tidak hanya akan mengurangi kepadatan lalu lintas pada tanggal-tanggal krusial, tetapi juga memberikan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik bagi perjalanan para pemudik. Kebijakan WFA merupakan peluang yang baik bagi masyarakat untuk mengatur waktu mudik mereka dengan lebih fleksibel.

“Kami sangat menganjurkan melakukan perjalanan mudik lebih awal, yang ini akan membantu mengurai kepadatan di jalan tol, jalur arteri, dan juga di simpul-simpul transportasi seperti pelabuhan dan terminal,” ujar Menhub.

Perjalanan mudik lebih awal memberi kesempatan untuk menghindari tekanan dan kerumunan, yang dapat mengurangi risiko kecelakaan serta memberikan kenyamanan lebih bagi pemudik.

Selain itu, kata Menhub, memulai perjalanan lebih awal dapat memberikan waktu lebih untuk beristirahat di perjalanan.

Menhub mengungkapkan dengan berangkat lebih awal, pemudik dapat memilih berbagai moda transportasi, seperti kereta, pesawat, atau bus dengan lebih mudah karena jadwal dan tempat duduk yang masih tersedia. Ini sangat membantu menghindari kehabisan tiket di waktu-waktu mendekati puncak mudik.

Ia menjelaskan dengan kebijakan WFA dan perjalanan mudik lebih awal diharapkan distribusi volume kendaraan dapat merata, sehingga perjalanan mudik bisa lebih lancar dan aman.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Namun, partisipasi aktif dari masyarakat dengan melakukan mudik lebih awal akan sangat membantu dalam menciptakan perjalanan yang lebih lancar dan aman bagi semua.

Kemenhub telah bekerja sama dengan lintas-kementerian, kepolisian, TNI, dinas perhubungan daerah, dan berbagai instansi terkait untuk memantau kondisi lalu lintas serta memberikan solusi atas potensi gangguan yang dapat terjadi selama masa mudik Lebaran.

Menhub mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan memperhatikan aspek keselamatan selama perjalanan mudik.

Pemudik diharapkan mempersiapkan kendaraan dengan baik, membawa perlengkapan yang diperlukan, serta memastikan kondisi fisik tetap prima untuk mendukung perjalanan yang aman dan nyaman.

“Semoga dengan memanfaatkan WFA dan melakukan perjalanan lebih awal, kita semua dapat merayakan Lebaran dengan penuh kebahagiaan dan keceriaan,” ujar Menhub dilansir dari laman humas polri, Rabu (26/3/2025). she 

You Might Also Like

Mudik Lebaran Jadi Momentum Pemerataan Ekonomi Masyarakat Daerah
Kepala Daerah Tak Laksanakan PPKM Mikro Darurat Terancam Sanksi
SIG Catatkan Laba Tahun Berjalan Naik 18% jadi Rp2,499 Triliun, Diatribusikan ke Pemilik Entitas Induk Tumbuh 15,5% jadi Rp2,365 Triliun
Berikhtiar Minta Hujan, Ratusan Jamaah Melaksanakan Shalat Istisqa di Plaza MAJT
Polisi Tangkap Enam Pemerkosa Seorang Perempuan
TAGGED:MenhubMudik Lebih Awal selama Kebijakan WFA
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?